RADARSEMARANG.ID - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengakui bahwa duel melawan Vietnam akan sangat sulit karena terdapat perbedaan kualitas dan level di antara kedua tim.
Juru taktik asal Korea Selatan itu pun tak berekspektasi tinggi terhadap anak asuhnya.
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Piala AFF 2024 dengan memainkan partai tandang melawan Vietnam.
Duel matchday tiga itu akan berlangsung di Viet Tri Stadium, Viet Tri, Provinsi Phu Tho, Vietnam, Minggu (5/12) malam WIB.
Meski skuad Garuda berada di posisi puncak Grup B Piala AFF 2024, tapi Vietnam bukan lawan mudah untuk dihadapi Muhammad Ferarri dan kolega.
Bahkan, bisa dibilang sangat berat mengingat lawannya adalah salah satu rival Timnas Indonesia di Asia Tenggara.
Apalagi, Timnas Indonesia datang ke Viet Tri dengan keadaan telah bertanding dua kali dalam enam hari terakhir.
Sementara Vietnam hanya bertanding sekali pada 9 November lalu, dan tentunya mereka memiliki kesempatan istirahat dan persiapan lebih panjang.
"Laga besok akan sulit dan berat bagi kami. Kami telah menjalani laga perdana di Myanmar, yang di mana itu adalah pertandingan tandang yang jauh. Setelah itu, kita melakukan perjalanan yang jauh kembali ke rumah kita," kata Shin Tae-yong dalam jumpa pers pralaga.
"Dan, ini adalah laga ketiga kami (di AFF) melawan Vietnam. Jadwalnya sangat padat dan sibuk yang membuat kami sangat lelah," tambah eks pelatih Timnas Korea Selatan ini.
Baca Juga: Sempat Mendewakan Timnas Indonesia, Pakar Vietnam Nilai Skuad Garuda Tak Punya Apa-apa Tanpa Banyak Pemain Keturunan
Selain itu, kata Shin Tae-yong, Timnas Indonesia sekarang dihuni oleh banyak pemain di bawah 22 tahun. Hanya Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan yang usianya lebih dari itu.
Para pemain yang punya pengalaman bertanding di level senior dan internasional pun sangat sedikit. Mayoritas skuad Garuda adalah baru, bahkan beberapa di antaranya menjalani debut bersama timnas.
"Tim kami rata-rata diisi oleh pemain U-22. Jadi, berbicara mengenai pengalaman di skala internasional serta lain-lain, kami memiliki kerugian melawan Vietnam," terangnya.
"Sehingga, ini akan menjadi laga yang berat. Namun, saya berharap para pemain kami bisa mendapatkan pengalaman yang bagus di laga kali ini dan kami akan berusaha semaksimal mungkin besok," jelas Shin Tae-yong menambahkan.
Baca Juga: Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia: Tak Punya Strategi dan Kondisi Mental Tertekan Usai Ditahan Laos
Situasi Timnas Indonesia sangat berbeda dengan Vietnam, yang mengikuti Piala AFF 2024. Golden Star Warriors mengirimkan kekuatan penuh dengan sejumpah pilar andalan seperti Nguyen Quang Hai, Nguyen Filip, Nguyen Tienh Linh, hingga naturalisasi terbaru Nguyen Xuan Son alias Rafaelson. Tapi, Rafaelson belum bisa main lawan Timnas Indonesia.
"Vietnam akan bermain dengan skuad penuh dengan pemain-pemain seniornya. Mungkin seperti yang kalian ketahui, tim kami sekarang U-22," katanya.
"Kami tengah mempersiapkan diri untuk kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Sehingga, ada jarak antara performa kami, teknik, dan lain-lain. Saya hanya berharap para pemain muda kami bisa mendapatkan pengalaman yang berharga di laga besok," pungkas Shin Tae-yong. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi