RADARSEMARANG.ID - Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bahrain vs Indonesia meninggalkan kontroversi keputusan wasit Ahmed Al Kaf.
Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 ini memancing reaksi keras dari netizen Indonesia yang merasa keputusan wasit sangat tidak adil.
Wasit Ahmed Al Kaf dinilai berat sebelah setelah mengesahkan gol penyama kedudukan Bahrain pada menit ke-90+9.
Padahal tambahan waktu 6 menit seharusnya sudah habis. Hal ini membuat banyak penggemar sepak bola Indonesia merasa dirugikan.
Di media sosial, warganet terlihat membanjiri media sosial dengan beragam kritik tajam terhadap wasit Ahmed Al Kaf.
Bahkan, sejumlah media asing juga terpantau menyoroti keputusan kontroversi wasit Ahmed Al Kaf ini.
Meski demikian, seorang warganet @CryptoLibrarys melalui postingannya di media sosial X tampak mengecam keputusan wasit asal Oman tersebut.
“Can you guys explain to me why 90+6=99 ? The name Ahmed Abu Bakar Said Al Kaf this man from Oman”.
“Banned him for life from football, completely ruined the match. This not fair, even VAR didn’t check the goal!,” tulis @CryptoLibrarys.
Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya "Bisakah kalian jelaskan mengapa 90+6=99? Namanya Ahmed Abu Bakar Said Al Kaf, asal pria ini dari Oman”.
“Larang dia seumur hidup dari sepak bola, benar-benar merusak pertandingan. Ini tidak adil, bahkan VAR tidak memeriksa gol tersebut!".
Pernyataan tersebut tampak mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bahrain vsIndonesia.
Banyak warganet yang merasa keputusan wasit tersebut sangat tidak adil dan merugikan Timnas Indonesia.
Beberapa warganet bahkan mendesak ke FIFA agar ada penanganan lebih lanjut terkait kontroversi keputusan wasit Ahmed Al Kaf.
Seorang pengguna media X @bob*****_***a memaparkan “FIFA harus cabut lisensi Wasit Ahmed Al Kaf. Waktu tambahan 6 menit di tambahin lagi 50% jadi 9 menit,”
“Wasit Ahmed Al Kaf Merampok Kemenangan Indonesia. Ahmed Al Kaf merusak sepakbola. FIFA harus menghukum wasit ini,” tulis akun @opos*****d
Editor : Baskoro Septiadi