RADARSEMARANG.ID - Presiden AFC, Salman bin Ibrahim Al Khalifa kini tampak menjadi pusat perhatian warganet di media sosial.
Perhatian tersebut diketahui setelah keputusan wasit Ahmed Al Kaf dalam pertandingan antara Bahrain vs Timnas Indonesia menuai kontroversi.
Pada laga kualifikasi Piala Dunia grup C tersebut, keputusan wasit terlihat memicu beragam kemarahan warganet, hingga nama Presiden AFC trending di media sosial X.
Seorang warganet di media sosial X mengatakan “Hari ini, Presiden AFC pun jadi sasaran kemarahan pendukung timnas di media sosial, hingga trending topic”.
“Itu jadi salah satu tanda cinta sekaligus kekuatan pendukung timnas. Semoga saja suara kemarahan atas ketimpangan di laga tadi malam jadi atensi media internasional,” lanjutnya.
Dari informasi yang dihimpun, kemarahan warganet tersebut dipicu oleh keputusan wasit memberikan tambahan waktu ekstra 3 menit di menit ke-90, ketika seharusnya hanya 6 menit.
Saat itu, Timnas Indonesia sedang unggul 2-1, namun tambahan waktu tersebut memungkinkan Bahrain untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Mohamed Marhoon di menit ke-90+9.
Di media sosial, tampak penggemar timnas Indonesia merasa keputusan wasit tersebut tidak adil dan menuding adanya bias.
Menurut mereka, bias tersebut mengingat Presiden AFC merupakan seorang yang berasal dari Bahrain.
Hal ini terlihat semakin memanaskan suasana, membuat para pendukung Timnas Indonesia meluapkan kemarahan mereka di media sosial.
Seorang warganet @HumorJonTampan memaparkan “Presiden AFC, besar kecurigaan publik terhadap Presiden AFC yg ternyata adalah orang Bahrain”.
“Sebuah negara yg berasal dari dua kata, yaitu BAH (Banjir besar secara tiba-tiba) dan RAIN (Hujan)!,” sambungnya.
Banyak warganet yang berpendapat bahwa asal negara Presiden AFC ini bisa mempengaruhi keputusan dalam pertandingan tersebut.
Namun demikian, belum ada bukti langsung mengenai intervensi tersebut meski kecurigaan publik tetap tinggi dan bergemuruh di media sosial.
Sementara itu, menurut Coach Justin, dalam videonya yang beredar memaparkan " Kalah menang itu biasa tapi tidak dengan cara seperti ini, ini kita dirampok”.
“Semoga PSSI melakukan protes peringatan keras ke FIFA & AFC, ngga berharap hasilnya diubah tapi biar ngga terjadi lagi hal hal Wasit sabun kayak gini????????,” tulis seorang warganet lain.
Diketahui, pertandingan antara Bahrain vs Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga grup C pada Kamis (10/10) berakhir dengan skor 2-2.
Gol dari Timnas Indonesia dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada menit ke 45+3 dan Rafael Struick di menit ke 74.
Sementara dua gol balasan dari Bahrain di borong oleh Mohamed Marhoon pada menit ke-15 dan extra time di menit 90+9.
Editor : Baskoro Septiadi