RADARSEMARANG.ID - Striker Persis Solo, Ramadhan Sananta tak masuk kedalam 27 pemain yang dipanggil Timnas Indonesia menghadapi Bahrain dan China.
Sebelumnya nama Sananta menjadi langganan untuk posisi penyerang di tim asuhan Shin Tae-yong.
Usai pemainnya tak masuk kedalam skuad tim merah putih, Persis Solo akhirnya buka suara mengenai hal ini.
Manajer Persis, Chairul Basalamah, menegaskan pihaknya menghormati keputusan STY yang tak memboyong Sananta.
Menurutnya pemanggilan seorang pemain ke Timnas merupakan kewenangan penuh dari pelatih Garuda.
“Sebagai warga negara yang baik, kami mendukung penuh apa yang menjadi langkah PSSI. Tentu tim pelatih Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong pasti sudah memikirkan kenapa memanggil Si A dan Si B. Kami pasti mendukung,” Kata Chairul.
Pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Shin memanggil beberapa pemain untuk posisi striker.
Pelatih asal Korea Selatan itu memilih Rafael Struick, Dimas Drajad, dan Hokky Caraka untuk menjadi juru gedor.
Tak ada nama Ramadhan Sananta dalam persiapan pertandingan tandang di Bahrain dan China nanti.
Sebelumnya striker muda Laskar Samber Nyawa itu masuk kedalam skuad pada pertandingan menghadapi Arab Saudi dan Australia.
Namun tak dapat mendapatkan menit bermain, karena posisi striker diisi oleh Rafael Struick.
Pada Liga 1 2024/2025, Sananta baru mencetak satu gol dari tujuh pertandingan bersama klub asal Surakarta itu.
Dari catatan ini, dia masih perlu meningkatkan performanya agar kembali dilirik oleh STY ke skuad Garuda.
Editor : Baskoro Septiadi