RADARSEMARANG.ID - Persib Bandung berhasil meraih kemenangan 2-0 atas rival utamanya yaitu Persija Jakarta, Senin (23/9).
Namun kemenangan ini terasa hampa usai terjadinya kerusuhan suporter usai pertandingan ini berakhir.
Kericuhan ini terjadi akibat beberapa oknum suporter yang menyerang penjaga atau steward yang bertugas di stadion diduga karena insiden sebelumnya.
Pasca kejadian ini, bek Maung Bandung asal Belanda, Nick Kuipers mengungkapkan rasa kecewa dan keresahan hatinya.
Ia merasa kecewa karena tim sudah memberikan kemenangan namun suporter malah membuat hal yang bisa merugikan tim.
Nick menulis curhatan dalam akun sosial medianya dimana ia merasa heran dengan keadaan tim dan suporternya.
Dia merasa aneh mengapa bermain di kandang sendiri malah terjadi hal yang tidak diinginkan ini.
“Setelah membawa gelar juara ke Bandung dan menang dari Persija, mengapa kita tidak aman bahkan di stadion kita sendiri,” tulis Nick.
“Sepak bola adalah permainan yang paling indah di dunia ini dan untuk membawa kegembiraan, menyatukan teman, keluarga, dan orang-orang,” lanjutnya.
Pemain yang membela Persib sejak 2019 ini menyebut semua pihak harus sadar dan saatnya kembali meraih tujuan bersama-sama.
“Minggu ini merupakan kehilangan besar bagi kita semua. Inilah saatnya untuk menyadari bahwa kita semua memiliki tujuan yang sama. Kita seharusnya menjadi satu klub, satu tim, bersatu dalam warna biru,” tambahnya.
Insiden kerusuhan ini terjadi pasca peluit panjang dibunyikan, bukannya merasakan kemenangn dengan suka cita.
Beberapa oknum suporter malah menunjukkan aksi beringasnya dengan menyerang steward hingga masuk ke lapangan.
Hal ini diduga masih berhubungan dengan kasus yang terjadi sebelumnya saat pertandingan menghadapi Port FC.
Saat itu diduga adanya pelecehan dari oknum steward dan intimidasi dari pihak Persib terhadap suporter.
Akibatnya suporter menuntut pihak manajemen memberikan klarifikasi dan meminta keadilan dalam kasus ini.
Namun kasus belum terselesaikan, masalah kembali muncul dengan kericuhan yang terjadi usai kemenangan menghadapi Macan Kemayoran.
Editor : Baskoro Septiadi