RADARSEMARANG.ID - Manchester City akan segera menghadapi sedang kasus finansial fair play yang menjeratnya di kompetisi Liga Inggris.
Akibat kasus ini, The Citizen terancam dijatuhi sanksi berat hingga degradasi ke kasta bawah.
Selain itu ada yang menyebut gelar juara yang pernah diraih klub biru langit ini akan dilucuti.
Klub asal Manchester ini diduga melanggar aturan finansial di Premier League yang dilakukan sejak tahun 2099 hingga 2018.
Menurut pihak berwenang, Man City didakwa melakukan sebanyak 115 pelanggaran aturan finansial.
City dituduh gagal memberikan informasi keuangan yang akurat, gagal memberikan perincian akurat untuk pembayaran pemain dan manajer, melanggar aturan laba dan keberlanjutan, gagal mematuhi peraturan UEFA termasuk financial fair play (FFP) dan gagal bekerja sama dengan investigasi Premier League.
Namun pihak klub kaya raya ini menyangkal adanya ratusan dakwaan yang dituduhkan dan mengklaim klub memiliki bukti untuk proses pembelaan.
Kasus ini mulai disidangkan pada Senin (16/9) waktu setempat dan seluruh bukti kasus tersebut akan diterangkan kepada publik.
Menurut laporan yang beredar, proses pengadilan kasus pelanggaran FFP ini akan berlangsung sekitar 10 pekan.
Putusan mengenai kasus ini kemungkinan besar baru akan keluar di awal tahun 2025 mendatang.
Jika Manchester City terbukti bersalah, ada sejumlah sanksi yang disebut bisa mereka dapatkan. Di antaranya pengurangan poin, hukuman degradasi, hingga sanksi berupa denda.
Editor : Baskoro Septiadi