Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mengenang Kembali Tur Nusantara 2014, Program yang Disebut Jadi Penyebab Anjloknya Performa Timnas U-19 Era Evan Dimas

Muchammad Nachirul Ichsan • Rabu, 31 Juli 2024 | 19:11 WIB
Timnas U-19 saat Jalani Tur Nusantara 2014
Timnas U-19 saat Jalani Tur Nusantara 2014

RADARSEMARANG.ID - Timnas U-19 pada Tahun 2013 menjadi sesuatu yang luar bisa bagi dunia sepak bola Indonesia.

Skuad yang saat itu digawangi Evan Dimas dkk berhasil mencetak sejarah menjadi Juara Piala AFF U-19 untuk pertama kalinya.

Bahkan generasi hasil didikan Indra Sjafri itu disebut sebagai generasi emas yang akan menjadi tulang punggung Indonesia di masa depan.

Seluruh bagian dari skuad ini menjadi idola baru bagi masyarakat Indonesia dan berlomba-lomba untuk mengabarkan tentang mereka.

Saat itu PSSI memutuskan mempertahankan tim ini untuk terus bersama hingga tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar.

Kemudian dibuatlah sebuah program yang tujuan awalnya menjaga permainan bagus dari timnas U-19.

Namun faktanya agenda ini malah jadi boomerang dan membuat performa anak asuh Indra Sjafri turun drastis saat main di Asia.

Program itu adalah Tur Nusantara yang konsepnya laga uji coba Timnas U-19 menghadapi tim U-21 maupun Pra PON diberbagai daerah.

Tur Nusantara 1 saat itu dijalankan di Jawa dan Kalimantan pada Februari hingga Maret 2014. Pertandingan dijadwalkan dengan jeda tiga atau empat hari.

Kemudian berlanjut pada Tur Nusantara 2 pasca Training Center di Timur Tengah yang juga diadakan pertandingan uji coba.

Pada Tur Nusantara jilid 2 ini memainkan 9 pertandingan di Sumatera, Bandung, Solo, Malang, dan Sidoarjo.

Dari rangkaian tur tersebut timnas kembali menegaskan sebagai tim yang tak pernah kalah.

Dari sembilan pertandingan yang dijadwalkan, Evan Dimas dkk. memetik lima kemenangan dan dua kali seri. Dua laga lagi batal dilaksanakan.

Namun jika dilihat dari tim yang dihadapi tentu kualitasnya jauh dibawah Garuda Jaya saat itu.

Selain itu jadwal pertandingan yang berdekatan juga membuat para pemain terkuras tenaganya.

Akibatnya permainan Maldini Pali dkk semakin menurun karena tak mendapatkan lawan sepadan dan faktor keletihan dan kejenuhan berpindah kota untuk bertanding.

Tanda menurunnya tim ini muncul pada turnamen Hassanal Bolkiah Trophy, secara mengejutkan generasi emas ini takluk atas tuan rumah Brunei Darussalam.

Puncaknya pada Piala Asia U-19, Zulfiandi dkk gagal total tanpa mengemas satupun poin dari 3 pertandingan.

Padahal saat itu, Timnas muda ini digadang-gadang bisa ke Piala Dunia U-20 jika lolos ke Semifinal.

Tentu kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi federasi agar menyusun program yang tepat untuk menjaga kondisi pemain.

Apalagi saat ini Timnas U-19 baru saja keluar menjadi juara Piala AFF U-19 2024 dan berharap tak bernasib seperti pendahulunya.

Editor : Baskoro Septiadi
#Timnas U-19 #piala dunia u-20 #hassanal bolkiah #evan dimas #piala asia u-19 #pssi #indra sjafri #tur nusantara timnas #brunei darussalam #piala aff u-19