RADARSEMARANG.ID - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menunjukkan tren positifnya selama hampir 5 tahun melatih tim merah putih.
Beragam pencapaian hingga sejarah baru berhasil ditorehkan bersama berbagai kelompok tim garuda.
Tak heran jika namanya diisukan menjadi kandidat pelatih negara lainnya seperti negaranya sendiri yaitu Korea Selatan.
Bahkan akhir-akhir ini, kencang berhembusnya kabar Shin menjadi kandidat kuat pelatih baru Korea Selatan.
Saat ini salah satu tim kuat asia itu dipimpin oleh pelatih sementara yaitu Kim Do-hoon usai menggantikan Jurgen Klinsmann.
Namun tugas Do-hoon bersama tim negeri ginseng benar-benar hanya sesaat karena nama pelatih tetap sedang dipersiapkan federasi.
Selain nama STY, nama lain seperti Hong Myung-bo, dan mantan pelatih Jeonbuk Hyundai, Jose Morals, juga masuk dalam radar untuk mengisi posisi pelatih tim nasional.
Tetapi nama Shin menjadi menguat akhir-akhir ini usai muncul pemberitaan kontrak STY bersama Indonesia yang belum aman.
Selain itu upaya mengambil pelatih asing untuk tim sekelas Korea Selatan juga mengalami kesulitan.
Sehingga menjadikan Shin Tae-yong sebagai salah satu opsi terbaik mengingat keterbatasan dalam pilihan.
"Baru-baru ini, karena negosiasi perpanjangan kontrak antara pelatih Shin Tae-yong dan Indonesia menjadi lamban."
"Sering kali muncul reaksi yang menanyakan mengapa mereka tidak memperhatikan Shin Tae-yong secara diam-diam."
"Mei lalu, seorang manajer K-League yang tidak disebutkan namanya juga membuat pernyataan ini secara pribadi berdasarkan pendapat pribadinya."
"Sulit untuk menunjuk manajer asing, dan mengecualikan pemimpin Korea yang tidak dapat dipilih karena dia bekerja di K-League. Dia adalah salah satu opsi paling masuk akal, yakni pelatih Shin Tae-yong," kata Kim Tae-seok, dilansir JawaPos.com dari Wikitree.
Tentu ini akan menjadi alarm bagi PSSI yang harus secepatnya mengamankan kontrak Shin Tae-yong.
Meskipun rencana untuk memberikan kontrak hingga 2027 telah disusun, namun hingga saat ini belum dituangkan dalam dokumen resmi.
Apalagi Indonesia akan segera bertanding di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tentu skuad yang telah terbentuk oleh STY harus segera diperkuat kembali dan menjalankan beberapa rencananya untuk menambah nama di skuad garuda.
Editor : Baskoro Septiadi