RADARSEMARANG.ID - Format kompetisi Liga 1 musim depan akan kembali mengalami perubahan untuk penentuan juara.
Sebelumnya Liga 1 musim lalu menggunakan format Championship Series dimana 4 tim teratas klasemen akan kembali bertarung merebutkan juara.
Namun jelang bergulirnya musim 2024/2025, PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama PSSI sepakat untuk menghapus format Championship Series.
Dengan demikian maka format Liga yang akan datang kembali ke aturan awal dengan kompetisi penuh.
“Championship Series sudah tidak ada. Jadi full kompetisi,” ujar Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.
Sehingga tim juara bisa dipastikan dari tim yang berhasil duduk dipuncak klasemen di akhir musim.
Ferry memberikan alasan mengapa aturan kasta tertinggi liga Indonesia akhirnya kembali ke kompetisi penuh.
Menurutnya, sebenarnya Championship Series ini meningkatkan animo, tetapi karena ada beberapa alasan sehingga tidak diterapkan lagi.
“Championship series sebetulnya animonya besar,” kata Ferry.
Ia mengatakan format Championship Series termasuk bagus, namun ada alasan agenda Timnas Indonesia.
“Ini banyak slot kebutuhan tim nasional yang harus dipenuhi, kaitannya tadi tuh, Pak Marji bilang ada 4 hari sebelum FIFA Matchday ada libur, padahal di banyak negara kan harus (pertandingan) habis di waktu FIFA Matchday,” jelasnya.
“Ini kita memang memberi ruang kepada tim nasional untuk bisa memanfaatkan training center yang sifatnya dibutuhkan Badan Tim Nasional, pelatih khususnya, supaya tidak lagi ada penghentian di tengah jalan.” lanjutnya.
PSSI bersama LIB juga sudah membuat perencanaan atau roadmap kompetisi Liga hingga musim 2027.
Bahkan kompetisi Liga 1 tetap jalan saat ASEAN Cup atau Piala AFF 2024 bergulir.
Akan tetapi, kompetisi bakal berhenti saat kompetisi SEA Games 2025 berlangsung.
Liga 1 Musim 2024/2025 sendiri akan bergulir mulai 9 Agustus mendatang dengan format yang kembali berubah.
Editor : Baskoro Septiadi