RADARSEMARANG.ID - Kekhawatiran Kepolisian Jerman terbukti terjadi pada gelaran pertandingan Euro 2024 dini hari tadi antara Inggris melawan Serbia.
Kedua belah pihak supporter yang memang memiliki antusiasme tinggi dalam budaya sepakbola terbukti terlibat bentrok satu sama lain.
Dalam berbagai bukti video yang kini beredar di sosial media, kedua supporter saling baku hantam di sebuah restoran (pub) yang ada di Kota Gelsenkirchen, Jerman.
Bahkan kedua belah pihak juga disebut melakukan kerusakan properti dengan saling lempar kursi, meja dan botol-botol kaca.
Terlihat juga beberapa orang supporter menjadi korban dan tersungkur karena kericuhan yang terjadi antar dua raksasa supporter Eropa tersebut.
Keributan ini mulai mereda saat pihak Kepolisian Jerman datang untuk mengondisikan situasi yang sudah terlanjur memanas.
Para hooligans Inggris disebut awalnya mulai terseret perkelahian setelah provokasi yang dimulai oleh beberapa orang bertopeng yang mulai menyerang pub tempat Fans Serbia berkumpul.
Kericuhan ini juga menyeret salah satu nama petinggi di negara Serbia, yakni Danilo yang merupakan anak dari Presiden Negara Serbia, Aleksandar Vucic.
Danilo terlihat ada di kericuhan tersebut, sembari ditemani oleh paspampres yang terlihat menahan Danilo agar tidak ikut-ikutan menyerang para hooligans Inggris.
Danilo sendiri merupakan seorang anak petinggi negara yang terkenal dekat dengan para ultras fans sepakbola fanatis di negaranya.
Selain ultras Serbia, ia juga dikenal memiliki koneksi dengan jaringan mafia dan kelompok ekstremis sayap kanan dan Ultranasionalis Serbia.
Hasil pertandingan antara kedua belah pihak tersebut berakhir dengan kemenangan di pihak Inggris dengan skor akhir 1-0.
Dimainkan di Arena Aufschalke, pertandingan berjalan dengan sengit sesuai prediksi. Timnas negara Ratu Elizabeth itu terlihat bermain lebih mendominasi namun tetap kerepotan meladeni Timnas negara Eropa Timur yang terkenal dengan kekuatannya.
Pertandingan ini juga turut melambungkan nama Jude Bellingham sebagai Man Of The Match yang berhasil membobol gawang Serbia di menit ke 13 pertandingan terjadi.
Source: Liverpool Garis Keras, Hooligans Scene ID, Football Fight (X).
Editor : Baskoro Septiadi