RADARSEMARANG.ID - Real Madrid saat ini dikenal sebagai raja eropa karena memegang rekor peraih trofi UCL terbanyak.
Saat ini Los Blancos meraih 14 trofi paling prestisius di eropa selama partisipasinya di ajang elit UEFA ini.
Dan kemungkinan besar trofi itu bakal bertambah menjadi 15 jika sukses mengalahkan Borussia Dortmund di Final, Minggu dinihari (2/6).
Namun dibalik fakta keperkasaan El Real di benua biru, ternyata klub dengan jersey putih ini pernah merasakan puasa gelar UCL selama 32 tahun.
Hal ini cukup mencengangkan dan sulit dipercaya, namun hal ini pernah terjadi pada tahun 1966 hingga 1998.
Saat itu Madrid terakhir kali menjadi kampiun pada tahun 1966 sekaligus gelar keenamnya.
Namun klub ibukota Spanyol itu membutuhkan waktu 32 tahun untuk meraih gelar ketujuhnya pada tahun 1998.
Dalam sejarahnya, Si Putih mulai menjadi juara Liga Champions mulai musim 1956, kemudian berturut-turut tahun 1957, 1958, 1959, 1960.
Kemudian menjadi juara lagi pada tahun 1966 sebelumnya merasakan paceklik gelar selama 32 tahun.
Hingga akhirnya, Pada 1998, El Real kembali memenangi trofi UCL ketujuh lewat sentuhan magis entrenador Jupp Henyckes.
Gelar ketujuh ini seperti memutus puasa gelar panjang Madrid selama berkompetisi di eropa.
Pada tahun 2000, El Real kembali menjuarai UCL ke-8, di hadapan publik Paris, Perancis, dengan mengalahkan Valencia, 3-0.
Trofi kuping besar ke 9 El Real diraih tahun 2002 usai kalahkan Bayer Leverkusen yang diwarnai gol legendaris Zinedine Zidane.
Usai gelar kesembilan ini, puasa gelar kembali terjadi namun hanya selama 12 tahun sebelum meraih La Decima di tahun 2014.
Carlo Ancelotti berhasil memimpin tim meraih gelar ke-10, juru taktik asal Negeri Pizza, kembali membuka keran trofi El Real pada 2014.
El Real kemudian mengukir sejarah juara UCL tiga tahun berturut-turut, pada 2016, 2017, 2018.
Legenda mereka, Zinadine Zidane, menjadi pelatih dengan dihiasi pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Benzema, Bale, Marcelo, Ramos, Modric, Kroos, Casemiro, dll sukses raih Hattrick UCL.
Empat tahun kemudian, Ancelotti kembali sukses meraih gelar bersama El Real di tahun 2022 sekaligus trofi ke-14 dalam sejarah klub.
Kini, pelatih asal Italia itu berkesempatan meraih trofi UCL ketiganya selama melatih Real Madrid.
Dortmund menjadi rintangan terakhir untuk pasukan Don Carlo untuk meraih trofi ke-15 untuk Madrid.
Laga ini akan dimainkan pada Minggu dini hari (2/6) pukul 02.00 WIB di Stadion Wembley, London.
Disiarkan secara langsung melalui kanal SCTV dan live streaming di vidio.com.
Jadwal Final Liga Champions 2023/2024 :
Borussia Dortmund vs Real Madrid
Minggu, 2 Juni 2024
Wembley Stadium, London
Kick Off : 02.00
Live : SCTV
Link Streaming : vidio.com