Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Girona Berhasil Lolos ke UCL, Namun Aturan UEFA ini Membuat Klub Saudara Manchester City itu Terancam Batal Mentas di Eropa

Muchammad Nachirul Ichsan • Senin, 6 Mei 2024 | 19:39 WIB
Girona Berhasil Lolos UCL
Girona Berhasil Lolos UCL

RADARSEMARANG.ID - Girona berhasil mencetak sejarah dengan berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.

Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Klub asal Katalan itu bisa mentas di kompetisi elit eropa itu.

Namun posisinya untuk bermain di UCL musim depan terancam akibat adanya aturan dari UEFA.

Aturan dari konfederasi sepakbola eropa itu melarang dua klub atau lebih dengan pemilik yang sama bermain di kompetisi naungan UEFA.

Menurut aturan UEFA, seperti pernah dijabarkan BBC pada 2023, tak boleh ada individu atau entitas hukum yang memiliki kontrol terhadap lebih dari satu klub di sebuah kompetisi yang digelar UEFA (Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League) meliputi :

1. memegang mayoritas hak voting di antara pemegang saham
2. memiliki hak untuk menunjuk atau mengganti anggota administratif, manajemen, atau dewan pengawas klub
3. menjadi pemegang tunggal hak voting lewat keputusan yang disepakati di antara para pemegang saham
4. dengan cara apapun memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan di dalam klub

Dalam kasus ini, Girona sendiri bisa dikatakan merupakan saudara dari Manchester City yang sama-sama dimiliki oleh City Football Group (CFG).

Jika sesuai aturan, Manchester City dan Girona tidak bisa bermain bersamaan di Liga Champions musim depan karena dipegang oleh pemilik yang sama.

Menurut laporan ESPN, CFG membeli 44,3 persen saham klub pada tahun 2017, porsi tersebut meningkat menjadi 47 persen.

Dalam kondisi Girona, CFG sebetulnya bukanlah pemegang saham mayoritas. Namun ada kekhawatiran CFG memiliki individu yang punya pengaruh besar terhadap dua klub di atas.

Dalam kondisi ini, UEFA akan lebih dulu memeriksa kedua klub sebelum mengambil keputusan.

Namun berkaca pada kasus RB Leipzig dan RB Salzburg bisa menjadi acuan.

Kedua tim pernah sama-sama bermain di Liga Europa, bahkan tergabung dalam satu grup di babak penyisihan pada musim 2018-19.

Namun The Athletic menjelaskan bahwa putusan dalam kasus di atas tidaklah mengikat.

UEFA sejauh ini masih lentur dalam mengambil keputusan, jadi semua dilihat per kasus, meski ada rencana untuk mengetatkan aturan terkait hal ini di masa depan.

CFG merupakan perusahaan induk yang membawahi sejumlah klub sepak bola yang tersebar di Eropa, Amerika Serikat, Amerika Latin, Asia, hingga Australia. Mereka menjadi pemegang saham mayoritas sembilan klub berbeda.

Klub-klub itu adalah Manchester City (Inggris), Melbourne City (Australia), New York City FC (AS), Mumbai City (India), Montevideo City Torque (Uruguay), Troyes (Prancis), Lommel (Belgia), Palermo (Italia), dan Bahia (Brasil).

Editor : Baskoro Septiadi
#uefa #girona terancam batal main ucl #aturan uefa #City football group #girona lolos ucl #Mancheser City #girona #klub pemilik sama #aturan kepemilikkan klub