RADARSEMARANG.ID, Semarang - Erna Yuli Lestari, 57, ibu kiper Timnas Indonesia Ernando Ari tak bisa menyembunyikan rasa bangga terhadap penampilan gemilang anaknya di Piala Asia U-23 2024.
Apalagi, pada laga perempat final Piala Asia U-23 lawan Korea Selatan (Korsel) Ernando Ari menjadi penyelamat setelah berhasil menepis dua tembakan penalti pemain Korsel.
Berkat penampilan ciamiknya, Ernando Ari juga berhasil menjadi Man Of The Match (MOTM) di laga tersebut.
"Semalaman saya deg-degan, serasa jantungnya mau copot. Udah gak bisa duduk saya," ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kediamannya.
Dirinya tentu sangat memahami Ernando yang memiliki insting kuat dalam membaca arah bola.
Dua kali melakukan penyelamatan krusial saat melawan Korea Selatan di partai perempat final dan satu lainnya saat melawan Australia di babak penyisihan grup.
Salah satu kunci keberhasilan Ernando Ari kata Erna adalah berbakti kepada orang tuanya. Ibu Ernando Ari mengaku bahwa tidak ada hari tanpa ngobrol dan telpon dengan putra kesayangannya.
Erna menambahkan, membentuk sosok Ernando Ari menjadi yang sekarang bukan melalui proses yang mudah dan instan.
Sejak kecil memang, kiper kebanggaan Timnas Indonesia itu sudah dididik hampir seperti budaya militer oleh almarhum ayahnya.
Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi dilakukan secara teratur. Terutama disiplin soal waktu ketika belajar di sekolah biasa, lalu sekolah bola, hingga mengaji.
"Dulu kan ayahnya juga pemain bola, sering latihan juga berdua," jelas Erna.
Ia berharap, di laga semifinal nanti Ernando Ari bisa kembali tampil menawan dan kembali menjadi pahlawan.
Erna juga mendoakan supaya Timnas Indonesia U-23 dapat melenggang ke Olimpiade Paris. Bahkan ia juga tak sabar jika perkembangan Timnas Indonesia konsisten bukan mustahil bisa masuk Piala Dunia.
"Harapannya sih seperti itu, saat ini Timnas Indonesia sedang menunjukkan perkembangan yang cukup pesat," pungkasnya.
Komunikasi antara mereka berdua sangat erat. Begitupun dengan ikatan batin yang terpatri kuat. Juga doa ibu yang tak pernah putus menjadi sumber kekuatan sosok Ernando Ari.
"Setiap mau pertandingan itu mesti komunikasi sama saya, bilang ‘mah saya mau tanding jam sekian, saya minta doanya ya mah supaya saya menang', oiya mas mudah-mudahan kamu diberikan kemenangan sukses dan kamu harus fokus, optimis," tutur Erna.(mia/bas)
Editor : Baskoro Septiadi