RADARSEMARANG.ID - Pertandingan 8 Besar Piala Asia U-23 antara Indonesia vs Korea Selatan akan dipimpin oleh wasit asal Australia, Shaun Evans.
Dalam rilis resmi AFC, pertandingan di Abdulla Bin Khalifa Stadium ini akan menjadi panggung bagi wasit kontroversial ini.
Mendengar nama Shaun Evans, tentu publik sepakbola Indonesia sudah tak asing dengan sosok penuh kontroversi tersebut.
Netizen Timnas belum melupakan keputusannya yang pernah merugikan tim merah putih.
Pada pertandingan 16 besar Asian Games 2018, Evans menjadi sosok yang menjadi penyebab tumbangnya Indonesia atas Uni Emirat Arab.
Keputusannya memberi dua penalti kepada UAE membuat pelatih Timnas U-23 saat itu, Luis Milla sampai jengkel dengan keputusannya.
Milla bahkan masuk ruang konferensi pers dengan muka penuh amarah, hal ini membuat suasana menjadi mencekam.
Indonesia saat itu kalah lewat adu penalti 3-4 usai bermain imbang 2-2 di waktu normal dan perpanjangan.
"Buat saya, wasit tidak punya level untuk memimpin pertandingan hari ini!" ucap Milla dengan nada keras.
Di Indonesia Evans pernah diperbantukan memimpin pertandingan Liga 1 sebanyak tiga kali.
Salah satu yang menyedot perhatian ketika dia menjadi wasit laga Persija Jakarta vs Persib Bandung tahun 2017.
Ia menganulir gol Persib yang dicetak Ezechiel N'Douassel pada menit ke-28.
Bola tandukannya memantul masuk di dalam jaring gawang, tapi Evans dan asisten wasit menilai bola belum melewati garis gol.
Wasit Internasional ini juga dengan berani memberi kartu merah kepada bek Maung Bandung, Vladimir Vujovic dimenit 81.
Merasa kecewa dengan keputusan wasit, Persib memilih walk-out saat pertandingan tertinggal 1-0.
Laga di stadion Mahanan itu Wasit akhirnya meniup peluit panjang di menit 83.
Shaun Evans akan kembali memimpin laga Timnas Indonesia U-23, tepatnya pada babak perempat final Piala Asia U-23 2024 melawan Korea Selatan.
Editor : Baskoro Septiadi