Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ternyata Seorang Mualaf, Inilah Perjalanan Ragnar Oratmangoen Memeluk Agama Islam melalui Sepakbola

Muchammad Nachirul Ichsan • Rabu, 20 Maret 2024 | 18:44 WIB
Ragnar Oratmagoen resmi menjadi WNI
Ragnar Oratmagoen resmi menjadi WNI

RADARSEMARANG.ID - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen ternyata seorang muslim.

Namun tak banyak yang mengetahui kisahnya dalam memeluk Agama Islam sejak umur 15 tahun.

Ragnar lahir di kota Oss, Belanda pada 21 Januari 1998. Kedua orang tuanya sama-sama punya garis keturunan Indonesia dari kakek.

Sedari kecil Oratmangoen juga penganut Kristiani. Namun ia memilih menjadi mualaf saat masih remaja ketika berusia 15 tahun.

Kisahnya berawal saat usianya 14 tahun saat bermain di akademi sepakbola, saat itu ia memiliki teman beragama Islam.

Temannya ini beberapa kali mengajaknya berkunjung ke masjid tempatnya beribadah.

Dari situ juga Ragnar sering menanyakan tentang ketuhanan dan agam Islam hingga membuatnya nyaman dalam menjalani hidup.

"Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen, tapi setelah saya tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam," kata Oratmangoen.

Baginya, Islam membantunya dalam menjalani kehidupan. Seperti kultur Eropa pada umumnya, urusan memeluk agama di Belanda adalah privasi. Ini membuat keluarga Oratmangoen tak melarangnya memeluk Islam.

"Teman saya sering mengajak ke masjid. Mereka mengajarkan saya soal Tuhan dan bagaimana agama ini bisa membantu dalam hidup. Itu menyentuh saya dan akhirnya memutuskan untuk menjadi muslim," ujarnya.

Meski sudah cukup lama memeluk Islam, Ramadhan kali ini adalah kali pertamanya merasakan atmosfer Ramadhan di Jakarta.

Pemain Fortuna Sittard ini mengaku terkesan dengan kultur puasa di Indonesia.

Semua orang saling menghormati dan banyak kegiatan agama yang dilakukan selama Ramadhan.

"Saya pertama kali mendengarnya saat di tempat latihan. Saya mendengar adzan saat latihan dan menurut saya itu indah sekali. Saya senang bisa mendengar azan dan merasakan suasana ini," katanya.

Lebih lanjut, Ragnar juga berbagi pengalamannya menjalani ibadah puasa pertamanya di Indonesia. Ia mengaku ini pengalaman yang luar biasa baginya.

"Ramadhan pertama saya di Indonesia sangat bagus. Saya sudah mendengar bahwa di tim ini banyak yang beragama Muslim, jadi bagi saya ini suasana baru," sambung Ragnar.

"Biasanya saya berada di tim yang hanya ada dua sampai empat pemain yang menjalankan ibadah puasa. Jadi bisa berpuasa di Indonesia ini adalah hal yang spesial."

Meskipun sudah bergabung bersama skuad asuhan Shin Tae-yong namun, pemain berposisi sayap ini belum bisa bermain saat menghadapi Vietnam di Jakarta.

Ia dan Thom Haye masih menjalani proses perpindahan federasi dari KNVB ke PSSI, diharapkan prosesnya bisa rampung sebelum laga kedua di Hanoi.

 

Editor : Baskoro Septiadi
#ragnar oratmangoen agama #pemain naturalisasi #Shin Tae-yong #timnas indonesia #ragnar oratmangoen mualaf #Ragnar Oratmangoen #ragnar oratmangoen islam