RADARSEMARANG.ID - Sebanyak 4 tim sudah memastikan diri untuk melaju ke babak semi final Liga 2 2023/2024.
Keempat tim tersebut sekaligus menjaga peluang untuk dapat tiket promosi ke kasta Liga 1 musim depan.
Ada pun tim-tim yang memastikan diri lolos ke babak semi final ini adalah Semen Padang FC, Malut United FC, PSBS Biak dan Persiraja Banda Aceh. Ini juga berarti tidak ada wakil dari Pulau Jawa yang masuk dalam 4 besar.
Semen Padang FC memastikan tiket ke semi final dengan status sebagai juara Grup X. Di laga terakhirnya, Kabau Sirah mampu menang tipis 1-0 atas Persiraja di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sabtu (3/2).
Malut United lolos ke semi final usai menang 2-1 atas Deltras FC di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/2). Ini membuat Malut United tampil sebagai juara Grup Y dengan 10 poin.
Untuk PSBS Biak, sebelumnya memang sudah memastikan diri lolos ke 4 besar dengan status juara Grup Z.
Dan pada laga terakhirnya kemarin, PSBS tetap tampil spartan dan mampu menang 5-2 atas wakil Papua lainnya yakni Persewar Waropen dan membuat perolehan poin menjadi 16.
Sedangkan Persiraja Banda Aceh lolos ke semi final dengan status sebagai runner up terbaik dengan koleksi 9 poin.
Berikut profil 4 tim semifinalis Liga 2 2023/2024:
Semen Padang
Semen Padang FC akan kembali mentas di kompetisi kasta kedua Indonesia. Musim lalu, di Liga 2 2022-2023 Semen Padang FC tergabung di Wilayah Barat. Bisa dibilang penampilan mereka tak cukup memusakan.
Sebelum Liga 2 2023-2024 dihentikan total, tim asuhan Delfi Adri tercatat menduduki peringkat keempat.
Mereka tampil sebanyak enam pertandingan, meraih dua kemenangan, tiga hasil seri, dan satu kekalahan.
Sebagai tim besar, Semen Padang FC musim ini memiliki ambisi besar untuk bisa lolos ke Liga 1 pada musim depan.
Pelatih: Delfi Adri
Kiper: Fakhrurrazi Quba, Ikram Al Giffari, Iqbal Bachtiar, Mukhti Alhaq
Bek: Min-kyu, Risna Prahalabenta, Agus Nova, Hadi Ardiansyah, Hanif Mahdi, Syaiful Ramadhan, Zulkifli Kosepa, Wiganda Pradika, Kaleb Sobor, Gilang Esa, Finno Andrianas
Gelandang: Rosad Setiawan, Dimas Saputra, Dwiki Arya, Dwi Geno Nofiansyah, Ocvian Chanigio, Genta Alparedo, Fandi Utomo, Vivi Asrizal, Firman Juliansyah, Romadona, Drey Buyung Panyalay, Arsyad Yusgiantoro, Roken Tampubolon
Depan: Kenneth Ngwoke, Ahmad Ihwan, Rendy Setiawan
Malut United FC
Maluku Utara United atau Malut United merupakan pendatang baru, namun punya target besar di Liga 2 2023-2024.
Kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia musim ini menjadi debut bagi Malut United yang baru tercipta 30 Januari 2023.
Sebelumnya, mereka mengakuisi Putra Delta Sidoarjo yang dijual oleh pemiliknya lantaran ketidakjelasan Liga 2 2022-2023.
Adapun Putra Delta Sidoarjo merupakan perubahan nama dari Putra Jombang pada 2021 dan sebelumnya berjuang dari Liga 3.
Malut United bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Akan tetapi pada Liga 2 2023-2024 akan berkandang di Jakarta.
Tepatnya di Stadion Madya, Jakarta, sebab di Malut tak ada stadion yang sesuai standar PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru.
Meski baru, tim berjuluk Naga Gamalama ini langsung melakukan berbagai gerakan besar demi target promosi ke kasta tertinggi.
Dengan komposisi dan persiapan yang ada, bukan tidak mungkin mereka mampu jadi salah satu tim yang berhasil lolos ke Liga 1.
Pelatih: Imran Mahumarury
Kiper: Ray Redondo, Joko Ribowo, Hendra Molle, Rifky Tofani
Bek: Muhammad Rifqi, Rio Saputro, Ho-min Jeong, Donny Monim, Dedy Gusmawan, Irsan Lestaluhu, Saddam Tenang, Aditya Putra Dewa, Bagus Nirwanto
Gelandang: Finky Pasamba, Alwi Slamat, Ahmad Baasith, Izmy Hatuwe, Frezy AI Hudaifi, Ichlasul Qadri, Syarif Wijianto, Riki Togubu, Zulfikram Alam, Dave Mustaine, Pramoedya Putra, Frets Butuan, Ilham Armaiyn, Rifal Lastori, Hari Nur, Wawan Febrianto, Rafly Selang, Hendra Bayauw
Depan: Andreas Ado, Wilkson, Aaron Yekti
PSBS Biak
Salah satu wakil Indonesia Timur, PSBS Biak, siap bertarung di Liga 2 2023-2024. Target mereka tinggi, yakni promosi ke Liga 1.
Sebelum Liga 2 2022-2023 terhenti akibat Tragedi Kanjuruhan, PSBS Biak terpuruk di peringkat kedelapan dari 9 kontestan di Grup Timur.
Masih ditangani Eka Raka Galih, kala itu, pasukan Cendrawasih Kuning cuma menang sekali dalam lima laga, dengan tiga di antaranya berujung kekalahan.
Musim ini, PSBS Biak tergabung di Grup 4 bersama nama-nama familiar, macam Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, Persipal Babel United, Sulut United, Persipura Jayapura, dan Persewar Waropen.
Pelatih: Regi Aditya
Kiper: Panggih Sambodo, Corneles Hamadi, Mario Londok, Geri Mandagi, Vincent Barends, Andika Wisnu
Bek: Fernando Salamony, Do-yeon Hwang, Muhammad Hamzaly, Israel Wamiau, Fandry Imbiri, Fabiano Beltrame, Otávio Dutra, Bryannus Muabuay, Octovianus Kapisa, Thomas Wandikbo, Ruben Sanadi, Melcior Majefat, Abe Isir
Gelandang: Muhammad Tahir, Nelson Alom, Diandra Diaz, Patrison Rumere, Pilemon Okoka, Vendry Mofu, Melvis Uaga, Febrianto Uopmabin, Adrian Msen, Melvin Rumere, Ramdani Tawainella, Milan Nere, Samuel Yarangga, Yohanis Nabar, Matias Maniani
Depan: Alexsandro, Osas Saha, Beto, Mamadou Barry
Persiraja Banda Aceh
Persiraja Banda Aceh merupakan salah satu dari tujuh klub Liga 2 2023-2024 yang berasal dari Sumatera.
Persiraja bukan merupakan peserta yang diunggulkan, kategori Sumatera atau keseluruhan, namun tidak bisa diremehkan.
Terbukti pada Liga 2 musim 2019, mereka bisa terus melaju hingga finis pada peringkat ketiga dan berhak promosi ke Liga 1.
Liga 1 2021-2022 menjadi musim terakhirnya berkiprah di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia dan berakhir tragis.
Mereka yang kala itu diterpa berbagai permasalahan, finis di peringkat terbawah klasemen dengan hanya dua kali menang dalam semusim.
Akan tetapi kenyataan terdegradasi ke Liga 2 membuat mereka belajar. Meski tak diunggulkan, Persiraja punya potensi mengejutkan.
Pelatih: Achmad Zulkifli
Kiper: Fahri, Herlian Laksono, Muhammad Reza
Bek: Muhammad Revan, Zikri Ferdiansyah, Nurhidayat, Amiril Mukminin, Arif Setiawan, Agus Suhendra, Yasvani, Amirul Fajar
Gelandang: Muammar Khadafi, Rizky Yusuf, Afzal Harwalis, Khairil Anwar, Mukhlis Nakata, Adam Maulana, Ridha Umami, Sulkifli Rahim, Muharir, Islom Karimov, David Laly, Reza Rizki, Andik Vermansyah, Al Muzanni, Mohammad Arjun, Defri Rizki
Depan: Ramadhan, Mahamane Toure, Ferdinan Sinaga, Syahrul Akbar, Fernandez
Editor : Baskoro Septiadi