RADARSEMARANG.ID - Gelaran Piala Asia 2023 sudah bergulir beberapa hari ini, Qatar pada edisi kali ini menjadi tuan rumah sekaligus juara bertahan.
Meskipun bertajuk Piala Asia 2023 namun pada pelaksanaannya dilakukan pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Qatar menjadi tuan rumah setelah ditunjuk menggantikan China dalam pengumuman AFC pada 17 Oktober 2022.
Dilansir dari Forbes dan Doha News, paling tidak ada dua alasan yang membuat Piala Asia 2023 baru dimainkan di Qatar pada Januari-Februari tahun 2024.
Alasan pertama adalah tingginya suhu di Qatar jika ajang ini dimainkan di bulan lainnya.
Ini juga menjadi alasan Piala Dunia 2022 digelar di Qatar pada bulan November-Desember.
Selain itu partisipasi Qatar di gelaran CONCACAF Gold Cup 2023 juga membuat Piala Asia 2023 baru digelar awal tahun 2024.
Piala Emas CONCACAF sendiri digelar di Kanada dan Amerika Serikat pada Juni-Juli 2023 lalu.
Piala Asia dalam sejarahnya sudah menggelar sebanyak 18 kali sampai turnamen yag saat ini berjalan.
Merujuk sejarah Piala Asia, yang pertama kali dipentaskan di Hong Kong pada tahun 1956, sudah ada sembilan negara yang pernah menjadi juara. Jepang adalah yang tersukses dengan 4 kali menjuarai Piala Asia sejauh ini.
Arab Saudi dan Iran menjadi negara berikutnya di daftar ini. Kedua negara itu masing-masing pernah tiga kali menjuarai Piala Asia.
Sayangnya, Indonesia belum pernah meraih satupun gelar juara di kompetisi Piala Asia. Bahkan negara tetangga di Asia Tenggara tidak ada satupun yang berhasil meraih gelar ini.
Berikut daftar juara Piala Asia sepanjang Sejarah 1956-2019:
Jepang: 4 gelar (1992, 2000, 2004, 2011)
Arab Saudi: 3 gelar (1984, 1988, 1996)
Iran: 3 gelar (1968, 1972, 1976)
Korea Selatan: 2 gelar (1956, 1960)
Israel*: 1 gelar (1964)
Kuwait: 1 gelar (1980)
Australia: 1 gelar (2015)
Irak: 1 gelar (2007)
Qatar: gelar 1 (2019)
*) Israel dikeluarkan dari AFC pada awal 1970-an dan kini menjadi anggota UEFA
Editor : Baskoro Septiadi