Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Hansamu Yama Beberkan Penyebabnya! Digadang Generasi Emas Timnas U-19 Era Evan Dimas Malah Gagal Total di Piala Asia

Muchammad Nachirul Ichsan • Kamis, 28 Desember 2023 | 03:36 WIB
Timnas Piala Asia U-19 2014
Timnas Piala Asia U-19 2014

RADARSEMARANG.ID - Publik sepakbola Indonesia pernah disuguhi generasi menarik saat Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 Tahun 2013.

Bahkan tim asuhan Indra Sjafri ini berhasil lolos ke Piala Asia U-19 Tahun 2014.

Namun harapan akan berjaya di Asia, Garuda muda justru harus pulang dengan tangan hampa usai gagal memenangi satu laga pun.

Menanggapi kegagalan yang menimpa Timnas U-19, Hansamu Yama yang merupakan salah anggota skuad pada saat itu menceritakan semuanya dalam YouTube Sport77Official.

Dalam podcast bersama Riphan Pradipta dan Mamat Alkatiri tersebut, Hansamu menyebut salah satu penyebab kegagalan saat itu disebabkan adanya Tour Nusantara.

Ia berkelakar dengan Riphan dan Mamat kalau tour tersebut seperti sebuah sirkus keliling yang menguras energi pemain.

Dan baru merasakan kalau itu adalah sebuah kesalahan untuk tim yang sedang mengejar kompetisi di Asia.

"Nggak sih, Salah. Baru sadar sekarang salah," ucap Hansamu.

"Kita over. Masak keliling gitu? Nggak pernah kalah loh kita, berapa, 30 pertandingan ya? Di samping itu, menguras tenaga," sambungnya.

Perlu diketahui, Tour Nusantara diadakan Sebelum melakoni Piala Asia U-19 dengan melakoni beberapa pertandingan uji coba menghadapi tim lokal dan disiarkan oleh stasiun TV.

Namun dalam tour tersebut memiliki pertandingan yang cukup banyak hingga 30 match dalam waktu beberapa bulan.

Tujuan utamanya disebut Hansamu adalah untuk menjaga kekompakan antar pemain, alih-alih digembleng oleh klub untuk berkompetisi.

Hasilnya permainan Evan Dimas dkk tidak berkembang dan cenderung mudah terbaca oleh lawan akibat terbiasa menghadapi tim yang memiliki kualitas dibawahnya.

Pemain juga banyak terkuras tenaganya dan menyebabkan pemain mengalami kejenuhan karena harus berpindah-pindah kota.

"Jenuh. Betul, kita jenuh," kata Hansamu.

"Semua rasa. Kita sadar. Capek kita. Tenaga kita terkuras. Selain itu, keliling itu kan kita semua disiarin. Ada semua itu videonya. Sudah ketebak, kita," Tambahnya.

Penurunan performa akibat tur nusantara mulai terlihat saat Timnas U-19 mengikuti turnamen Sultan Hassanal Bolkiah.

Saat itu Garuda Muda secara mengejutkan malah takluk atas tuan rumah Brunei Darussalam.

Puncaknya saat turun di Piala Asia u-19 2014, Evan Dimas malah menjadi bulan-bulanan lawannya.

Hasilnya tidak ada satu poin pun yang diraih, Indonesia takluk 3-1 atas Uzbekistan, kalah tipis 1 gol dari Australia, dan dibantai UAE 4-1.

Timnas Garuda Muda yang saat itu digawangi oleh Evan Dimas dkk berhasil merengkuh gelar juara dan memberikan harapan menjadi generasi emas.

Pasca Juara Piala AFF U-19, Tim asuhan Indra Sjafri ini melanjutkan kegemilangan dengan lolos ke Piala Asia U-19 2014.

Yang membuat sensasional, Garuda Muda berhasil mengalahkan raksasa asia yaitu Korea Selatan dengan skor 3-2 di Stadion GBK.

Evan Dimas berhasil menjadi bintang dengan mencatatkan hattrick pada laga ini, sekaligus mengantarkan tim berlaga di AFC U-19 tahun 2014.

Editor : Tasropi
#Timnas U-19 #evan dimas #piala asia u-19 #hansamu yama