RADARSEMARANG.ID - Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama menganggap Nova Arianto berasal dari Korea Selatan.
Nova Arianto yang menjadi asisten Shin Tae-yong itu terheran-heran setelah tau pandangan Shayne terhadap dirinya.
Shayne Pattynama berpikir kalau Nova Arianto adalah orang Korea Selatan yang fasih berbahasa Indonesia.
Hal tersebut diungkap Nova dalam story Instagramnya, bahkan ia bercanda memberikan kartu kuning untuk pemain keturunan itu.
"Kartu kuning untuk kamu Shayne Pattynama ternyata selama enam bulan bersama tim nasional Shayne berpikir saya orang Korea yang pintar berbahasa Indonesia," kata Nova dilansir dari stories @novarianto30
Dalam story tersebut juga diungkap Shayne menyadari Nova Arianto orang Indoensia asli setelah bertanya kepada Marc Klok.
"Baru hari ini setelah bertanya dengan Mark Klok, dia baru tahu kalau saya orang Indonesia," lanjutan story Nova.
Bahkan ia meminta ke Jeje yang merupakan penerjemah STY untuk memintakan nama Koreanya.
Setelah ditelusuri, Pemain yang dahulu identik dengan selebrasi suster ngesot ini ternyata memiliki darah keturunan Asia Timur.
Alih-alih keturunan Korea Selatan seperti yang dipikirkan Shayne, Nova ternyata merupakan keturunan Tionghoa.
Dia adalah anak dari pasangan Sartono Anwar dan Tan Djiet Nio yang merupakan warga Tionghoa. Sedangkan ayahnya adalah mantan pelatih PSIS Semarang di era 80an.
Mungkin karena hal itu Shayne mengiranya kalau Nova adalah orang Korea karena memiliki wajah khas orang asia timur.
Sebenarnya ada orang Korea Selatan asli yang fasih berbahasa Indonesia dijajaran timnas, orang itu adalah Jeong Seok-seo atau Jeje yang merupakan penerjemah Shin.
Saat menjadi pemain, Nova Arianto bermain di posisi center bek, namun pemain berkepala plontos ini sering membantu serangan bahkan mencetak gol.
Bahkan ia memiliki selebrasi unik dalam merayakan golnya, suporter menjulukinya dengan istilah "Suster Ngesot"
Setelah berkelana diberbagai klub seperti Persebaya, Persib, hingga Pelita Bandung Raya.
Ia memutuskan gantung sepatu dimusim 2013, hingga menjadi Asisten STY sejak Desember 2019.
Editor : Tasropi