RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– Bagi pengusaha ultra mikro, menjaga usaha tetap berjalan juga berarti menjaga kondisi keuangan keluarga yang menopangnya.
Ketika risiko datang tanpa direncanakan, pemahaman mengenai cara mengelola dan melindungi keuangan dapat menjadi bekal penting agar pengusaha memiliki pertimbangan yang lebih matang dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.
Pemahaman tersebut menjadi bagian dari edukasi yang diberikan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) bersama PT Asuransi BRI Life (BRI Life) kepada 50 nasabah perempuan pengusaha ultra mikro di Semarang.
Berlangsung di Noormans Hotel, kegiatan ini mengajak nasabah mengenal lebih jauh konsep dasar asuransi, manfaat perlindungan, serta pentingnya memahami risiko keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Pesisir Tambakrejo, PNM dan Sido Muncul Tanam 5.000 Mangrove
Berlangsung menjelang peringatan Hari Asuransi Nasional 2026 pada 18 Oktober, edukasi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, dan sesi tanya jawab. Peserta diajak memahami bagaimana perlindungan asuransi dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam mengelola risiko keuangan, baik yang berkaitan dengan kehidupan keluarga maupun keberlangsungan usaha.
Bagi pengusaha ultra mikro, pemahaman tersebut menjadi relevan karena kondisi keuangan keluarga dan usaha sering kali saling berkaitan. Mengenali risiko dan memahami pilihan perlindungan dapat membantu nasabah mempertimbangkan langkah keuangan secara lebih bijak, tanpa mengabaikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Pemimpin PNM Cabang Semarang Syafri Rinansyah mengatakan, penguatan literasi keuangan merupakan bagian dari pemberdayaan yang diberikan PNM kepada nasabah, sejalan dengan dukungan yang diberikan untuk membantu nasabah mengembangkan kapasitas usahanya.
“Literasi mengenai perlindungan finansial menjadi salah satu bekal bagi nasabah untuk lebih memahami risiko yang dapat dihadapi dalam kehidupan maupun usaha. Kami berharap edukasi ini dapat membantu nasabah mengenali pilihan perlindungan yang tersedia dan mempertimbangkannya sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan masing-masing,” ujar Syafri.
Bagi PNM, pemberdayaan nasabah tidak berhenti pada dukungan permodalan. Peningkatan kapasitas melalui literasi keuangan juga menjadi bagian dari upaya membantu nasabah memahami pengelolaan keuangan, mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, serta membangun ketahanan ekonomi keluarga dan usaha.
Dalam kolaborasi ini, BRI Life turut memberikan edukasi mengenai manfaat perlindungan asuransi dan pemahaman dasar mengenai cara kerja asuransi.
Kolaborasi PNM dan BRI Life tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026, khususnya bagi perempuan pengusaha ultra mikro yang menjadi bagian dari nasabah PNM Mekaar.
Melalui kolaborasi berkelanjutan, PNM dan BRI Life mendorong perluasan edukasi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan momentum Hari Asuransi Nasional 2026, penguatan pemahaman mengenai perlindungan finansial diharapkan dapat menjadi bagian dari bekal nasabah dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus menjaga keberlanjutan usaha. ,(tas)
Editor : Tasropi