RADARSEMARANG.ID, Semarang – Asap kebakaran TPA Jatibarang mulai menipis. Wilayah terdampak juga semakin menyempit. Kondisi kualitas udara di Kecamatan Ngaliyan kini jauh lebih baik dibanding saat kebakaran mulai terjadi 30 September lalu.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (6/10) pukul 07.00 pagi, di wilayah Kalibanteng hingga Ngaliyan, kabut asap sudah mulai berkurang. Bau bakaran sampah sudah tidak tercium.
Camat Ngaliyan Moeljanto mengatakan, asap yang masih terlihat kini relatif tipis. Sebarannya pun tidak lagi sejauh hari-hari awal kebakaran.“Sudah sangat lebih baik. Asap sedikit, tapi tipis dan arealnya semakin menyempit,” ujarnya saat ditemui di Kecamatan Ngaliyan, Selasa (6/10) pagi.
Sebelumnya, asap sempat terbawa angin hingga Purwoyoso dan Kalibanteng. Kini, menurut dia, dampaknya hanya terasa di sebagian wilayah Krapyak.
Baca Juga: Asap TPA Jatibarang Meluas ke 5 Kecamatan, Pemadaman Terus Dikebut
Pemkot Semarang juga melakukan penyemprotan lingkungan untuk mengantisipasi dampak asap. Penyemprotan dilakukan di sejumlah titik, mulai Kelurahan Bambankerep, Kalipancur, Manyaran hingga Sam Poo Kong, Senin (5/10) malam.
Puskesmas Ngaliyan turut melakukan langkah preventif. Termasuk pembagian masker dan pemantauan kesehatan serta kualitas udara di wilayah yang sebelumnya terdampak asap.
Moeljanto menyebut, hingga kini belum ada laporan menonjol dari tiga puskesmas di Kecamatan Ngaliyan terkait warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap TPA.
“Kalau ada gejala sesak, batuk dan sebagainya, tetap kami imbau untuk kontrol,” katanya.
Di sisi lain, kondisi kebakaran TPA Jatibarang juga dinilai semakin terkendali. Api disebut sudah tidak terlihat. Namun, titik-titik panas di dalam timbunan sampah masih dipantau untuk mencegah munculnya api kembali. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi