Api Belum Padam, Kebakaran TPA Jatibarang Masuk Hari Kedua dan Meluas ke Tiga Zona

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:24 WIB

 

Kondisi kebakaran di TPA Jatibarang Kecamatan Mijen, Kamis (1/10/2026).
Kondisi kebakaran di TPA Jatibarang Kecamatan Mijen, Kamis (1/10/2026).

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, memasuki hari kedua, Kamis (1/10/2026) sejak terjadi Rabu (30/9/2026) petang.

Meski kondisi api mulai terkendali dibandingkan kebakaran besar pada Senin (29/9) malam, sejumlah titik api masih ditemukan di Zona 1 hingga Zona 3.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang masih melakukan pemantauan dan pendinginan di sejumlah titik. Kepulan asap yang masih terlihat menjadi tanda adanya bara maupun api di dalam timbunan sampah.

"Sudah agak lumayan dibandingkan tadi malam. Tapi masih banyak titik-titik api yang perlu diwaspadai di Zona 1 sampai Zona 3," ungkap Kabid Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, dilokasi TPA kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Asap Kebakaran TPA Jatibarang Masuk SMAN 7 Semarang, 12 Murid Sesak Napas dan Pembelajaran Dialihkan Daring

Menurutnya, pada siang hari titik api di dalam timbunan sampah sulit terlihat secara langsung. Petugas harus mewaspadai kepulan asap yang keluar dari tumpukan sampah karena berpotensi masih menyimpan api di dalamnya.

"Kalau siang hari titik apinya tidak kelihatan. Kemungkinan asap-asap yang berkumpul itu di dalamnya masih ada api," jelasnya.

Dari tiga zona yang terdampak, luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Kebakaran awalnya terjadi di Zona 1 yang merupakan zona aktif dan masih digunakan untuk pembuangan sampah.

Api kemudian merambat ke Zona 2 dan Zona 3. Zona 3 sendiri merupakan area yang sudah tidak aktif. Namun, kobaran api yang besar serta kondisi angin membuat api berpotensi melompat dan menjalar ke area lainnya.

"Awalnya dari titik di Zona 1. Kebetulan Zona 1 itu zona aktif, masih dibuangi sampah. Sedangkan Zona 3 sebenarnya sudah tidak aktif, tetapi karena tadi malam kebakarannya sangat besar dan anginnya besar, akhirnya tiga zona terdampak," ungkapnya.

Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah. Gas yang terperangkap di dalam timbunan dapat keluar dan memicu semburan api.

Baca Juga: Asap Kebakaran TPA Jatibarang Menyebar, Empat Kecamatan di Semarang Terdampak

"Timbunan sampah itu menimbulkan gas metana. Selama gas metana belum habis, bisa keluar seperti semburan LPG. Jadi seperti semburan api," katanya.

Diberitakan sebelumnya, TPA Jatibarang berlokasi di Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Mijen kembali terbakar, Rabu (30/9/2026) petang. Kobaran api yang terus membesar merambat ke zona lain hingga Kamis (1/10/2026). (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
berita kebakaran semarang tpa Jatibarang kebakaran kebakaran tpa Jatibarang damkar semarang kebakaran semarang