Asap Kebakaran TPA Jatibarang Masuk SMAN 7 Semarang, 12 Murid Sesak Napas dan Pembelajaran Dialihkan Daring

Ida Fadilah • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:23 WIB

 

Murid SMAN 7 Semarang mendapat bantuan pernapasan di UKS imbas asap tebal kebakaran TPA Jatibarang yang masuk lingkungan sekolah, Kamis (1/10/2026).
Murid SMAN 7 Semarang mendapat bantuan pernapasan di UKS imbas asap tebal kebakaran TPA Jatibarang yang masuk lingkungan sekolah, Kamis (1/10/2026).

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – SMAN 7 Semarang mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi daring setelah asap tebal menyelimuti lingkungan sekolah imbas kebakaran TPA Jatibarang. Kondisi itu membuat sejumlah murid mengalami gangguan pernapasan, Kamis (1/10/2026).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 7 Semarang, Aditya Nursasongko, mengatakan kondisi tersebut terjadi saat upacara. Karena asap semakin tebal, pelaksanaan upacara akhirnya dipersingkat.

"Ketika upacara asap turun ke lapangan akhirnya upacara dipersingkat," kata Aditya ditemui Jawa Pos Radar Semarang di sekolah.

Sejumlah murid mengalami sesak napas dan mata pedih. Murid yang mengalami keluhan langsung mendapat penanganan di sekolah. Ia mencatat ada 12 orang yang sesak napas. Namun, hingga pembelajaran daring ini pihaknya masih memantau data siapa saja yang terkena imbas.

Baca Juga: Asap Kebakaran TPA Jatibarang Menyebar, Empat Kecamatan di Semarang Terdampak

"Yang sesak napas langsung dirawat di UKS. Lima bed penuh dan ada yang duduk di kursi, ada di kantor BK. Penanganan dibantu anak PMR," ujarnya.

Penanganan dilakukan dengan bantuan oksigen, sementara murid lainnya diarahkan ke tempat yang lebih aman. 

Karena kondisi tersebut, pembelajaran tatap muka kemudian dialihkan menjadi daring sekitar pukul 08.00 WIB. Sekolah menilai pembelajaran tidak efektif jika tetap dilaksanakan dalam kondisi asap yang mengganggu kesehatan murid.

"Belum sempat pelajaran karena asap pekat saat upacara. Karena kondisi tidak efektif maka kami alihkan daring, murid kembali ke rumah sekitar pukul 08.00," tuturnya.

Meski begitu, Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah datang ke sekolah tetap berjalan. Banyak murid yang membawanya pulang. Ada beberapa yang makan di sekolah.

Lokasi sekolah yang berada di Jalan Untung Suropati dengan TPA Jatibarang hanya berjarak 1,5 kilometer. Dengan kondisi itu, SMAN 7 Semarang yang memiliki 1.174 murid ini terpaksa melangsungkan pembelajaran di rumah. Kebijakan pembelajaran daring tersebut telah dikoordinasikan dengan dinas terkait dan untuk sementara berlaku pada hari ini.

Baca Juga: Asap TPA Jatibarag Makin Tebal, Siswa SDN Ngaliyan 04 Pulang Lebih Awal: Mata Pedih hingga Sesak Napas

"Semoga hanya hari ini saja dan besok kembali normal. Karena pembelajaran daring juga tidak terlalu efektif karena kendala operasional seperti internet, laptop ataupun handphone," tambahnya.

Sekolah masih memantau kondisi lingkungan untuk menentukan apakah pembelajaran tatap muka dapat kembali dilakukan atau perlu diperpanjang secara daring. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
asap kebakaran TPA Jatibarang murid sesak napas TPA Jatibarang SMAN 7 Semarang Pembelajaran Daring