Rokok Ditinggal di Kamar, Rumah Warga Lempongsari Semarang Ludes Terbakar

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 17:34 WIB

 

Kondisi rumah di lempongsari kecamatan Gajahmungkur yang hangus terbakar akibat diduga puntung rokok
Kondisi rumah di lempongsari kecamatan Gajahmungkur yang hangus terbakar akibat diduga puntung rokok

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bangunan rumah hunian milik Slamet, 50, di Jalan Lempongsari Timur, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, hangus terbakar, Rabu (30/9) sekitar pukul 10.00. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang masih menyala dan mengenai tumpukan kertas dalam kamar. 

Informasi yang diperoleh, awal mula terjadinya kebakaran ini ketika penghuni rumah sedang merokok di dalam kamar rumahnya. Kemudian, puntung rokok yang diduga belum dimatikan tersebut kemudian pemilik keluar rumah menuju bengkel. 

Hingga akhirnya, rokok tersebut diduga mengenai tumpukan kertas. Kemudian api merambat membakar barang-barang serta bangunan rumah.

Baca Juga: GIIAS Semarang 2026 Dibuka, 19 Merek Ramaikan Bursa Otomotif Jateng

Tetangga sebelah rumah Slamet, yang sempat melihat kebakaran ini awalnya sempat mendengar suara seperti benda meletup dari kamar bagian depan sebelah kiri. Tak lama kemudian, asap tebal terlihat mengepul dari dalam rumah.

Saksi lainnya, yang juga tinggal sebelah rumah Slamet juga mengaku melihat kepulan asap dari rumah tersebut saat berada di lantai atas. Saksi ini kemudian meminta bantuan warga melakukan pemadaman api menggunakan selang air dan peralatan seadanya. 

Warga lainnya juga berinisiatif menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Petugas dari personil Damkar kemudian melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. 

Beruntung, api juga tidak merambat ke bangunan lain. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit rumah hunian mengalami kerusakan akibat terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100  juta.

Slamet diketahui tinggal di rumah tersebut bersama kakaknya. Saat kebakaran terjadi, sang kakak sedang bekerja. Slamet juga mengaku, pemicu kebakaran diduga dari puntung rokok yang masih menyala. 

"Itu rokok tak tinggal di kamar kena kertas. Api membesar di dalam kamar. Pulang-pulang taunya kebakaran," ungkapnya, Rabu (30/9/2026). 

Slamet menyebut, tidak berhasil menyelamatkannya barang-barang penting, mulai televisi dan peralatan elektronik lainnya dalam rumahnya. Termasuk juga surat penting berharga hangus terbakar. 

"Sofa, ijazah, akta tanah, televisi sama mesin cuci (terbakar)," jelasnya. 

Rumah yang hangus terbakar tersebut berlokasi berada di lereng tebing. Tampak seluruh ruangan hangus terbakar. Begitu pula dengan furniturnya. Terdapat setidaknya dua armada yang dikerahkan melakukan pemadaman.

Kerabat sekaligus tetangga korban, Friagung, menyebut sempat melihat api membakar rumahnya tersebut. Kemudian, disusul atap yang terbakar ikut ambrol. 

"Kronologi singkatnya aku sama bapaknya (Slamet) di sana. Pertama kali yang melihat itu bapaknya ‘omahku kobong’ (rumahku terbakar). Pertama yang terbakar itu kamar depan kiri. Terus atapnya ambruk terus tersebar," ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, Slamet sempat hendak menolong kucingnya ketika kondisi api masih berkobar. Seketika itu, ia langsung menarik Slamet agar tidak mendekati rumah.

"Kucingku-kucingku’, terus saya tarik. Terus saya, cari air untuk pertolongan pertama," katanya.

Polsek Gajahmungkur yang mendapat laporan kejadian ini juga mendatangi lokasi kejadian mengumpulkan bahan keterangan sebagai penangan selanjutnya. Sementara, Ketua RT 6, Arif, membenarkan dugaan penyebab kebakaran itu. Pihaknya bakal berkoordinasi terkait tempat tinggal sementara korban.

"Rokok lupa dimatikan terus kena kertas. Nanti tempat tinggal kita koordinasikan," ujarnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
berita kebakaran semarang kebakaran di lempongsari Semarang akibat puntung rokok rumah hangus terbakar kasus kebakaran rumah semarang kebakaran rumah