Dikepung Asap dan Bara, 40 Petugas Damkar Kota Semarang Bertaruh di Jatibarang

Muhammad Rizal Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB
Petugas Damkar Kota Semarang Berjibaku memadamkan api yang melahap zona 3 TPA Jatibarang, Senin (28/9/2026) malam.
Petugas Damkar Kota Semarang Berjibaku memadamkan api yang melahap zona 3 TPA Jatibarang, Senin (28/9/2026) malam.

 RADARSEMARANG.ID – Asap tebal dan bara panas mengepung petugas pemadam kebakaran. Mereka berjibaku di tengah tumpukan sampah TPA Jatibarang, Semarang, sejak Senin (28/9) malam.

Bukan perkara mudah memadamkan api di lautan sampah. Bara bisa bersembunyi di sela-sela timbunan. Api yang terlihat padam pun berpotensi kembali menyala.

Sebanyak 40 personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang diterjunkan. Tujuh armada pemadam dan satu kendaraan unit reaksi cepat (URC) ikut dikerahkan.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.05. Laporan diterima petugas melalui Kepala UPTD TPA Jatibarang sekitar pukul 22.10. Armada kemudian bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.30.

Petugas mendapati api membakar Zona 3. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi.

Api tak sekadar dipadamkan. Harus dikurung agar tak merambat. Petugas langsung melakukan penyekatan. Titik api dilokalisir agar tidak menjalar ke zona lain.

Baca Juga: Kebakaran TPA Jatibarang, Tujuh Armada Damkar Dikerahkan

Medan yang dipenuhi timbunan sampah membuat pemadaman harus dilakukan hati-hati. Air terus disemprotkan ke titik-titik api. Timbunan yang terbakar juga dibuka untuk menjangkau bara yang bersembunyi di dalamnya.

Hingga sekitar pukul 03.45, api berhasil dikendalikan. Namun, perjuangan belum selesai.

Sejumlah titik kecil masih menyala. Petugas terus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan. Targetnya satu: tidak boleh ada lagi titik api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Sih Rianung mengatakan, petugas masih fokus melokalisir kebakaran di Zona 3.

“Fokus enam jam terakhir dan empat jam ke depan adalah melokalisir titik kebakaran di Zona 3 agar tidak melebar,” kata Sih Rianung.

Perjuangan petugas mendapat dukungan dari berbagai pihak. Suplai air dikirim dari PDAM dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sumber air yang tersedia di kawasan TPA juga dimanfaatkan dengan pompa portabel.

Tak hanya air. DLH mengerahkan dua excavator dan satu wheel loader. Alat berat digunakan untuk membantu mengurai timbunan sampah sehingga titik api lebih mudah dijangkau.

Sekretaris Dinas Kebakaran Ade Bhakti menambahkan, pemadaman akan terus dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam. Setelah itu, pendinginan dilakukan untuk memastikan bara di dalam timbunan tidak kembali menyala.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Kepala TPA Jatibarang menyampaikan belum ada dugaan pasti mengenai pemicu munculnya api.

Di tengah kepungan asap dan bara, petugas masih bertahan. Api boleh mengecil. Namun, tugas mereka belum selesai sebelum bara benar-benar mati. (*)

Editor : Muhammad Rizal Kurniawan
DLH TPA Jatibarang Damkar Kota Semarang KEBAKARAN