Wujudkan Semarang Inklusif, Agustina Libatkan Semua Warga Bangun Semarang

Adennyar Wicaksono • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 17:28 WIB
Agustina mendapatkan penghargaan Jawa Pos Radar Semarang Award 2026, dengan kategori Kepala Daerah Inovatif Penggerak Kesetaraan dan Inklusivitas melalui Program Rumah Inspirasi, yang digelar di Patra Convention Hotel, Jumat (25/9) malam
Agustina mendapatkan penghargaan Jawa Pos Radar Semarang Award 2026, dengan kategori Kepala Daerah Inovatif Penggerak Kesetaraan dan Inklusivitas melalui Program Rumah Inspirasi, yang digelar di Patra Convention Hotel, Jumat (25/9) malam

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah kota tidak benar-benar maju jika masih ada warganya yang berjalan sendirian, sebab kemajuan sejatinya adalah ketika setiap orang punya ruang untuk tumbuh dan dihargai.

Semangat ini yang coba diwujudkan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Premestuti, dengan membuat Rumah Inspirasi sebagai program Semarang Inklusif.

Adapun progam ini sebagai pusat layanan bagi warga, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan. Didalamnya ada sembilan layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, ketenagakerjaan, UMKM, hingga kesehatan mental.

Pendataan di Rumah Inspirasi ini sendiri melibatkan berbagai pihak, agar bisa tepat sasarannya dan menjadi sarana edukasi, konseling, pelatihan seni dan olahraga sekaligus pengembangan kreativitas dan kemandirian. 

Agustina membuktikan jika sebuah  Kota tidak sekedar tumbuh, tapi memastikan tidak seorangpun tertinggal dalam perjalanan masa depan. 

Atas inovasinya ini, Agustina mendapatkan penghargaan Jawa Pos Radar Semarang Award 2026, dengan kategori Kepala Daerah Inovatif Penggerak Kesetaraan dan Inklusivitas melalui Program Rumah Inspirasi, yang digelar di Patra Convention Hotel, Jumat (25/9) malam

 Rumah Inspirasi di Kota Semarang, sebagai ruang yang memberikan layanan, pemberdayaan, pelatihan, serta pengembangan potensi bagi penyandang disabilitas di Kota Semarang," katanya.

Dia menjelaskan, Rumah Inspirasi tidak hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi juga ruang untuk menyalurkan bakat di bidang seni dan olahraga, membangun kemandirian, serta memperkuat integrasi sosial.

Inisiatif tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memenuhi hak dan kebutuhan penyandang disabilitas sekaligus membangun lingkungan perkotaan yang semakin inklusif. 

"Sebab kota yang hebat bukan hanya kota yang maju pembangunannya, tetapi kota yang memastikan setiap warganya memiliki ruang untuk tumbuh, berkarya, dan dihargai," tambah dia.

Agustina menerangkan, penghargaan yang didapatkan dipersembahkan untuk seluruh warga Kota Semarang, yang  terus bergerak bersama membangun kota yang Semakin inklusif, berkeadilan dan memberi ruang bagi semua untuk bertumbuh.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami, untuk terus menghadirkan kebijakan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Rumah Inspirasi bukan hanya sekedar program , tetapi ruang untuk mendengar, memberdayakan Dan membuka Kesempatan yang setara Bagi setiap warga tanpa terkecuali," tegasnya.

Dia juga berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung program tersebut, dan mengambil peran dalam inovasi tersebut. Menurut Agustina penghargaan ini bukan akhir, tapi menjadi pengingat masih ada pekerjaan yang harus dilakukan agar Semarang semakin maju.

"Penghargaan ini bukan akhir, melainkan pengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan bersama agar Semarang semakin maju, berkeadilan sosial, lestari dan inklusif," pungkasnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
anugerah jawa pos radar semarang 2026 Rumah Inspirasi Kota Semarang Agustina Wilujeng Pamestuti