RADARSEMARANG.ID, Semarang - Industri bata di Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, tak sekadar menjadi aktivitas produksi material bangunan.
Melalui Bata Kingdom, usaha yang dikembangkan Nur Kholis, ikut menghidupkan ekonomi ratusan kepala keluarga di desa setempat.
Keterlibatan warga dalam rantai usaha Bata Kingdom, menjadi salah satu alasan Nur Kholis menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 kategori Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Komunitas.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi, dalam acara malam puncak Anugerah Jawa Pos Radar Semarang, di Hotel Patra Semarang Convention, Jumat (25/9/2026).
Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, para bupati wali kota, pimpinan BUMD, pengusaha dan tokoh inspiratif lain.
Baca Juga: Raih Penghargaan sebagai Kampus Penggerak Kewirausahaan Mahasiswa, Jadi Pemacu Untidar Lebih Kreatif
Bata Kingdom dinilai mampu membangun aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat secara luas.
Desa Kebumen yang sebelumnya belum banyak dikenal sebagai sentra industri bata, kini berkembang dengan aktivitas usaha yang melibatkan warga setempat.
Pemberdayaan tersebut tidak hanya menyentuh aktivitas produksi.
Perempuan dan pemuda desa juga mendapat ruang untuk terlibat dalam rantai pasok Bata Kingdom.
Aktivitas ekonomi yang tumbuh di desa tersebut, turut membuka kesempatan bagi masyarakat.
Yakni untuk mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan daerah asal.
Nur Kholis mengatakan, penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus mengembangkan Bata Kingdom.
Itu sekaligus mempertahankan semangat pemberdayaan masyarakat.
“Bata Kingdom terus berjuang. Insyaallah Bata Kingdom terus maju terus. Terima kasih dukungan dari teman-teman dari Radar,” kata Nur Kholis usai menerima penghargaan.
Nur Kholis tidak menyangka, usaha yang dibangun bersama masyarakat mendapat apresiasi.
“Sebenarnya kita (Bata Kingdom) enggak pede, tapi alhamdulillah berkat dukungan masyarakat kami siap berkembang lebih luas," ujarnya.
Keberlanjutan Bata Kingdom, lanjut Mur Kholis, tidak hanya diukur dari perkembangan bisnis.
Ia ingin, usaha itu tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, dapat diteruskan oleh generasi berikutnya.
“Kalau saya pribadi pengennya Bata Kingdom nanti berlanjut sampai ke anak cucu. Sehingga generasi penerus kami bisa melanjutkan untuk membesarkan, menguatkan,” tegasnya.
Pengembangan usaha juga terus dilakukan. Tahun ini, Bata Kingdom mendapat kepercayaan untuk bekerja sama dalam menyiapkan proyek sekolah rakyat di seluruh Indonesia bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
“Untuk tahun-tahun ke depan ini, kita lebih kencang (produksi). Kami dipercaya untuk ikut menyiapkan sekolah rakyat di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Nur Kholis berharap, Bata Kingdom dapat menjadi ikon Desa Kebumen dan Kabupaten Temanggung.
Hal ini sekaligus dikenal lebih luas di tingkat nasional.
“Bata Kingdom itu bisa menjadi ikon di kampung kami, di daerah (Jawa Tengah) dan untuk seluruh Indonesia, insyaallah,” tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo