Gegara Minta Motor Tak Dituruti, Cucu Bakar Rumah Nenek di Krapyak Semarang

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 18:47 WIB

 

Tim Inafis Polrestabes Semarang bersama Polsek Semarang Barat mendatangi rumah Masarudin yang hangus terbakar, Kamis (24/6/2026)
Tim Inafis Polrestabes Semarang bersama Polsek Semarang Barat mendatangi rumah Masarudin yang hangus terbakar, Kamis (24/6/2026)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah bangunan huni berlokasi di Jalan Mandasia Raya, Kelurahan Krapyak, Semarang Barat, hangus terbakar.

Rumah tersebut diduga dibakar sang cucu yang dari pemilik rumah yang sakit hati lantaran permintaannya tak dituruti orangtuanya. 

Musibah ini terjadi, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 01.30. Rumah diketahui milik Marasudin, 70, berukuran sekitar 9 x 9 meter tersebut mengalami kerusakan cukup parah, hangus terbakar hingga sekitar 90 persen.

Kejadian tersebut, pihak Polsek Semarang Barat juga telah mengamankan seorang pria berinisial SRF, 23, yang merupakan cucu pemilik rumah.

Pria tersebut diduga menjadi penyebab kebakaran setelah melemparkan rokok yang masih menyala ke atas lemari di dalam rumah.

Baca Juga: Sprindik Baru Terbit, 874 Barang Bukti Kasus Fadia Arafiq Ditahan KPK, Siapa Tersangka Selanjutnya?

Peristiwa tersebut kali pertama diketahui seorang warga, Eti Norsifah, 41, mendengar suara seperti kaca pecah dari dalam rumah. Tak berselang lama, Eti mencium bau asap seperti kebakaran. 

Ia kemudian keluar rumah bersama keluarganya. Saat berada di luar, api sudah terlihat berkobar dari rumah tersebut.

Melihat kobaran api, Eti berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga kemudian berusaha membantu mengatasi kebakaran sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Kejadian ini juga dilaporkan ke Polsek Semarang Barat, dan ditindaklanjuti datang ke lokasi dilakukan pengecekan. Kepolisian juga mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan sejumlah saksi sebagai bahan penyelidikan.

Hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu persoalan keluarga. SRF disebut menggunakan rokok dalam keadaan menyala yang kemudian dilemparkan ke atas lemari di dalam rumah.

Kanitreskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto mengungkapkan, ternyata SRF diketahui, merupakan remaja yang mengalami gangguan jiwa. 

"Namanya orang gangguan jiwa kan macam macam pikirannya. Kemudian rumahnya dibakar. Awalnya dia itu marah marah terus mecahin barang-barang terus melakukan itu," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun dan Uang Pengganti Rp2,69 Miliar, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi

AKP Suprapto juga mengaku, telah mengamankan remaja yang diduga sebagai pemicu kebakaran ini. Setelah dilakukan interogasi sementara, selanjutnya dibawa ke RSJD Dr Amino Gondohutomo, Pedurungan malam itu juga. 

"Pasca kejadian terus kita amankan dan langsung kita bawa ke rumah sakit jiwa. Pihak orangtuanya, keluarganya juga tidak menuntut, akhirnya kita serahkan ke rumah sakit di Pedurungan," jelasnya. 

AKP Suprapto juga menyebut pemicu dugaan yang menjadi faktor kemarahan terduga pelaku terkait persoalan minta dibelikan sepeda motor. Namun, permintaan tersebut telah dipenuhi orangtuanya. 

"Dia marah minta dibelikan motor RX King, padahal sudah dibelikan seharga sekitaran Rp 7 juta-Rp 8 juta dan motornya hilang, dikasihkan orang. Terus minta motor lagi," jelasnya.

Selain itu, remaja yang bersangkutan juga telah menjalani penanganan di rumah sakit jiwa di Magelang. Setelah itu, pulang ke rumah orangtuanya.

"Sebelumnya tahun 2025 di RSJ di Magelang, bulan September pernah dikarantina dua Minggu disana," bebernya. 

Empat unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang tiba di lokasi sekitar pukul 02.30. Petugas langsung berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas ke bangunan di sekitarnya.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.10. Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi pada pukul 03.30.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan," katanya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
kebakaran rumah Semarang rumah di Semarang dibakar cucu cucu bakar rumah di Semarang berita kebakaran rumah Semarang kebakaran semarang