Perkuat Ekosistem Pesisir Tambakrejo, PNM dan Sido Muncul Tanam 5.000 Mangrove

Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 13:23 WIB
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) bersama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui program Green Impact dengan menanam 5.000 pohon mangrove di pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) bersama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui program Green Impact dengan menanam 5.000 pohon mangrove di pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

 

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Kawasan pesisir memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sekaligus menjadi habitat berbagai biota.

Menjaga ekosistemnya menjadi salah satu upaya untuk memperkuat perlindungan alami wilayah pantai, termasuk dari risiko abrasi.

Upaya tersebut dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) bersama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui program Green Impact dengan menanam 5.000 pohon mangrove di pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, (22/9).

Mangrove dipilih karena memiliki fungsi penting bagi kawasan pesisir, mulai dari membantu menahan abrasi, menjaga habitat berbagai biota hingga mendukung penyerapan karbon.

Penanaman ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir sekaligus memberikan manfaat lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat Tambakrejo dan sekitarnya.

Pimpinan Cabang PNM Semarang Syafri Rinansyah mengatakan, manfaat dari penanaman mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi perlu tumbuh seiring dengan keberlanjutan pemeliharaan kawasan pesisir.

“Penanaman 5.000 mangrove ini menjadi salah satu langkah untuk ikut menjaga lingkungan pesisir Tambakrejo. Kami berharap mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, memperkuat perlindungan alami kawasan pesisir, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Syafri.

Ia menambahkan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting agar upaya pelestarian lingkungan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Sementara itu, Manager Lingkungan dan Community Development PT Sido Muncul Tbk Amri Cahyono menyampaikan bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak serta langkah yang dilakukan secara konsisten.

“Penanaman 5.000 mangrove di Tambakrejo menjadi salah satu langkah konkret untuk ikut menjaga ekosistem pesisir. Harapannya, mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarAmri.

Camat Semarang Utara Siwi Wahyuningsih turut mengapresiasi kolaborasi PNM dan Sido Muncul dalam penanaman mangrove di wilayah Tambakrejo.

“Kami menyambut baik kegiatan penanaman 5.000 mangrove ini. Kawasan pesisir merupakan lingkungan yang perlu kita jaga bersama. Kehadiran PNM dan Sido Muncul menunjukkan bagaimana dunia usaha dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan,” ujar Siwi.

Ia berharap perhatian terhadap mangrove tidak berhenti setelah proses penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan agar manfaatnya bagi kawasan pesisir dapat terus dirasakan.

Program Green Impact ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Lautan, serta SDG 15 tentang Ekosistem Daratan.

Melalui penanaman mangrove di Tambakrejo, PNM bersama Sido Muncul berharap kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat terus memperkuat upaya menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan.(isk)

Editor : Tasropi
Siwi Wahyuningsih Amri Cahyono PNM Semarang pohon mangrove Sido Muncul