Disundul Truk Kontainer, Atap Gapura PRPP Semarang Rusak, Genteng Berguguran

Figur Ronggo Wassalim • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:01 WIB
Kondisi Gapura PRPP genteng berjatuhan pasca disundul truk, Selasa (8/9) pagi. (Dokumen Kecamatan Semarang Barat)
Kondisi Gapura PRPP genteng berjatuhan pasca disundul truk, Selasa (8/9) pagi. (Dokumen Kecamatan Semarang Barat)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bukannya berhenti setelah menyundul gapura PRPP, truk kontainer berwarna oranye justru terus melaju meninggalkan lokasi. Insiden yang terjadi sebelum pukul 06.00, Selasa (8/9) pagi, itu membuat bagian atap gapura rusak cukup parah. Plafon dan genteng berguguran ke bawah.

Camat Semarang Barat, Ronny Tjahjo Nugroho menceritakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 06.00. Berdasarkan informasi warga dan rekaman video, truk kontainer tersebut diduga memiliki ketinggian boks yang melebihi ruang bebas di bawah gapura.

"Mungkin karena terlalu tinggi boksnya sehingga menyundul atap gapura PRPP sehingga terjadi kerusakan," ujarnya.

Yang menjadi perhatian, setelah bagian atas kontainer menghantam gapura, kendaraan tersebut tidak berhenti. Dalam rekaman video yang diterima, truk terlihat terus melaju meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Abu Anak Krakatau Belum Masuk Jateng, BMKG: Debu di Sejumlah Daerah Lebih Dipicu Kemarau Kering

Ronny mengatakan, rekaman itu selanjutnya dapat menjadi bahan bagi kepolisian untuk melacak kendaraan tersebut. "Dari video itu mungkin nanti teman-teman Lantas bisa melacak keberadaannya," katanya.

Sementara itu, kondisi gapura yang rusak menimbulkan persoalan baru. Sejumlah genteng masih berada dalam posisi rawan melorot dan jatuh ke jalan. Jika dibiarkan, material tersebut berpotensi menimpa pengendara yang melintas.

Petugas piket pagi dari Kecamatan Semarang Barat, tim kebersihan, dan Trantib langsung diterjunkan untuk membersihkan material yang sudah berjatuhan. Pembersihan turut dibantu sejumlah pengemudi ojek online yang melintas di lokasi.

Untuk mengantisipasi genteng susulan, petugas juga mengamankan area. Sejumlah genteng yang sudah nyaris jatuh diturunkan secara manual menggunakan tongkat.

Namun, cara tersebut hanya bersifat sementara. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang kemudian dikoordinasikan untuk menurunkan skylift.

Ia menambahkan, Kepala Disperkim Kota Semarang Murni Ediati juga telah meninjau lokasi. Penggunaan skylift dinilai penting karena posisi genteng yang rawan jatuh berada di bagian tinggi sehingga tidak bisa dijangkau petugas dari bawah dengan aman.

"Kalau pelepasan tanpa alat bantu skylift, petugas tidak bisa menjangkau genteng yang posisinya melorot. Bahaya," jelas Ronny.

Pengamanan lalu lintas juga dilakukan. Kecamatan berkoordinasi dengan kepolisian, sementara petugas Satlantas membantu mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi. Koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang akan dilakukan jika nantinya diperlukan penutupan atau pengalihan arus selama proses penanganan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 8 - 17 September 2026: Cerah Berawan & Berawan, Suhu 23-36°C

Ronny menambahkan, keberadaan truk besar di ruas jalan perkotaan juga menjadi perhatian. Sebab, pada prinsipnya terdapat pembatasan bagi truk berukuran besar untuk melintas di dalam kota, kecuali memiliki dispensasi.

"Sejauh ini kalau di dalam kota memang ada larangan truk, apalagi truk sebesar itu, kecuali ada dispensasi jalan," ujarnya.

Meski demikian, dia belum mengetahui apakah truk yang menyundul gapura tersebut memiliki dispensasi melintas atau tidak.

Untuk perbaikan, Kecamatan Semarang Barat akan berkoordinasi dengan pengelola PRPP. Ronny meminta kerusakan tidak sekadar ditambal, melainkan diperbaiki secara menyeluruh.

Material yang sudah rusak dan tidak memungkinkan diperbaiki sebaiknya diganti. Langkah itu penting untuk memastikan tidak ada lagi bagian atap yang terlepas dan membahayakan pengguna jalan.

"Kami sarankan perbaikannya secara menyeluruh kepada pengelola PRPP. Khawatir kalau hanya direkondisi, nanti genteng lepas lagi dan menimpa pengendara," tandasnya. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
Kecamatan Semarang Barat truk kontainer Gapura PRPP Ojek Online