RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tidak ada angin tidak ada hujan, pohon yang tumbuh di trotoar Jalan Pandanaran mengalami tumbang, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 11.50.
Nahas, pohon tersebut menimpa dua pengendara yang kebetulan melintas di jalan tersebut.
Kejadian ini, satu pengendara motor mengalami luka dan satu pengendara motor lainnya yang berboncengan dua orang meninggal dilokasi kejadian.
"Iya ada tiga orang yang tertimpa pohon, satu orang luka dibawa ke rumah sakit Hermina Pandanaran, dan dua orang meninggal di lokasi kejadian," ungkap Yusuf, salah satu warga sekitar dilokasi kejadian, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: 10 Tahun Jadi Buronan, Terpidana Korupsi Kredit Fiktif PD BKK Susukan Akhirnya Ditangkap di Bandung
"Yang luka-luka orang laki-laki, ojol (ojek online). Kalau yang dua orang meninggal laki-laki dan perempuan," lanjutnya.
Yusuf mengaku, saat peristiwa terjadi sedang di seberang jalan. Kemudian tiba-tiba mendengar suara pohon mengalami ambruk dan menimpa dua motor yang melintas dari arah bara ke timur atau dari Tugu Muda mengarah ke Simpang Lima.
"Awalnya ada suara kraaak, saya mlengo (nengok) ada pohon tumbang, itu pas Adzan (Jumatan). Nah pas itu ada dua motor lewat, satu motor sendirian dan satu motor boncengan itu, langsung tertimpa," bebernya.
Menurutnya, seketika itu Yusuf langsung melangkah menyeberang jalan membuka pagar pot pembatas jalan dan mengecek pata korban pengendara motor tersebut. Salah satu pengendara masih bisa bergerak tertimpa ranting pohon.
"Yang ojol saya lihat masih gerak merangkak, saya tolong. Kalau yang dua orang lainnya sudah tidak bergerak sama sekali. Posisinya satunya terlentang, satunya tengkurap, itu tertimpa batang yang besar, dia melintasnya pas di tepi dekat trotoar. Kalau yang ojol bagian tengah jalan samping pembatas jalan," jelasnya.
Seketika itu, kejadian tersebut langsung membuat arus lalu lintas macet utamanya jalur lokasi kejadian. Sebab, lokasi jalan juga pohon yang roboh tersebut melintang menutup jalan.
Baca Juga: 110 Kepala Keluarga Bertahan di Timbulsloko, 30 KK Pindah Tempat
Warga dan pengendara motor juga langsung berupa menolong korban. Sedangkan korban meninggal dievakuasi dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna penanganan lebih lanjut.
Terlihat pohon yang tumbang tersebut tergolong besar. Pohon tumbang ini mulai darb akar, bahkan trotoar tersebut mengalami jebol.
Sementara, motor korban salah satunya mengalami ringsek pada bagian bodi rusak parah. Satu motor lainnya hanya mengalami lecet-lecet.
Salah satu anggota relawan Kota Semarang, Mujiono yang berada dilokasi tersebut, juga menyebut ada tiga orang pengendara motor yang tertimpa pohon. Dua orang meninggal dan satu orang luka.
"Informasinya yang dua orang meninggal suami isteri. Kalau identitas para korban luta belum tahu," katanya,
Mujiono terlihat bersama anggota relawan lainnya juga tengah melakukan pembersihan ranting-ranting. Selain itu, ada juga yang memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polrestabes Semarang juga berada dilokasi melakukan pengaturan arus lalulintas.
Berdasarkan data kepolisian, korban meninggal bernama Susiana dan Christiawan Purbowo, warga Kelurahan Karang Tempel Kecamatan Semarang Timur.
Sedangkan korban luka Ary Setiawan warga Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati. Mengalami luka lecet pada, dahi, pipi, telinga kiri, sakit pada lutut kiri.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito mengatakan sama. Korban tiga orang dua diantaranya meningal.
"Iya, korban meninggal dua orang, suami isteri," katanya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi