RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tujuh remaja tanggung di amankan warga di wilayah Jalan Kyai Tohir, Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 02.00. Mereka juga didapati membawa senjata tajam untuk melakukan aksi tawuran.
Pihak kepolisian Polsek Pedurungan yang mendapat laporan ini langsung menuju lokasi. Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolsek guna penanganan lebih lanjut.
Hasil penanganan sementara, mereka yang diamankan diduga anggota kelompok gangster mengatasnamakan Boystim12. Kelompok ini akan melakukan aksi tawuran dengan lawannya, bernama GNC.
"Iya, ada tujuh orang yang diamankan, tapi sebagian banyak masih usai anak-anak. Empat masih usia anak-anak dan tiga sudah dewasa," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Daftar 7 Mobil Sedan Bekas Paling Bandel dan Irit, Solusi Hemat Transportasi Karyawan UMR
"Mereka warga Semarang, campuran. Ada yang masih pelajar ada yang sudah tidak sekolah," lanjutnya.
Tujuh remaja tersebut diduga akan melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain. Indikasi ini, adanya sejumlah barang bukti senjata tajam yang turut diamankan dari kelompok ini.
"Sajam yang kita amankan tiga, ada celurit panjang. Ya mungkin mereka diduga akan tawuran, usia-usia seperti itu belum tau kebelakngnya seperti apakah, mungkin mereka hanya cari eksistensi, pengakuan, jatidiri," bebernya.
Sekarang ini, kepolisian masih mendalami kepemilikan senjata tajam tersebut. Salah seorang yang diduga sebagai pemilik senjata, disebut diketahui melarikan diri dan hingga kini masih dalam penyelidikan dan penelusuran.
"Ini ada satu orang yang diduga pemilik senjata itu kabur. Pengakuannya gitu, yang diduga pemiliknya (kabur)," jelasnya.
Saat ini, tujuh remaja tersebut masih dalam penanganan di Mapolsek Pedurungan. Namun, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satres PPA dan PPO Polrestabes Semarang sesuai dengan prosedur penanganan anak yang berhadapan dengan hukum.
"Untuk yang anak nanti kita serahkan ke PPA Polrestabes Semarang. Kalau yang dewasa sensnetra kita tangani disini, namun kita juga koordinasi dengan Polrestabes Semarang,” katanya.
Polisi mengimbau kepada orang tua maupun masyarakat untuk segera melapor manakala mengetahui adanya kelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran maupun membawa senjata tajam, guna mencegah terjadinya aksi kekerasan dan korban jiwa. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi