RADARSEMARANG.ID, Semarang - Nasib apes dialami seorang pelajar SMK Negeri di Kota Semarang. Remaja tanggung bernama MTP menjadi sasaran pembacokan orang tak dikenal di wilayah Kecamatan Ngaliyan.
Peristiwa ini dialami bermula saat korban mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Untung Suropati, turut wilayah Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.30.
Sesaat kemudian motor yang dikendarai mengalami masalah, mogok. Korban berhenti dan berniat memprrbaiki. Tiba-tiba, melintas seorang pria mengendarai motor, lalu berhenti dan membacok korban menggunakan senjata tajam hingga dua kali.
Baca Juga: Toko Peci di Pasaraya 2 Salatiga Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya
Korban tidak mengetahui permasalahan apa dengan pria tersebut. Namun, bacokan tersebut telah mengenai kepala korban, hingga memgucur keluar darah.
Seketika itu dalam kondisi terluka, korban langsung bergegas lari menyelamatkan diri menuju perkampungan wilayah Candi Sukuh, Ngaliyan meminta pertolongan warga.
Setelah melakukan pembacokan, pelaku telah meninggalkan lokasi kejadian alias kabur. Sementara, korban dibantu warga ke Rumah Sakit Permata Medika Ngaliyan guna mendapat perawatan medis.
Pihak Polsek Ngaliyan yang mendapat laporan kejadian ini juga telah mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna proses penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Ngalian, Kompol Aliet Alphard membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, juga telah mengamankan seorang terduga sebagai pelaku pembacokan tersebut.
"Iya, pelaku sudah kita amankan kemarin, diamankan di runahnya. Itu pelaku warga situ, Bambankerep," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (20/8/2026).
Pihaknya juga menyebut, kejadian tersebut dialami korban saat berada dilokasi kejadian. Kemudian, pelaku tiba-tiba datang dan membacok korban.
"Iya, pelaku naik motor dan membacok korban, kejadian kemarin jam 5.30 sore," bebernya.
Selain pelaku, kepolisian juga telah mengamankan barang bukti milik pelaku termasuk sepeda motor dan senjata tajam yang digunakan membacok korban.
(Barang bukti) motor, pakaian terus alatnya (Sajam) masih ada bekas darahnya sudah diamankan," jelasnya.
Terkait identitas pelaku, pihaknya belum bersedia membeberkan hal tersebut. Menurutnya, sekarang ini pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik guna penanganan lebih lanjut.
"Sekarang masih dalam proses penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (mha).
Editor : Baskoro Septiadi