RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Seorang pria ditemukan meninggal di salah satu kamar hotel Singapore berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pandansari, Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 01.30.
Pria tak bernyawa tersebut diketahui bernama ASS, 31, warga Kecamatan Pedurungan. Ditemukan meninggal di dalam kamar nomor 8. Tubuh bagian perut kebawah hanya mengenakan celana dalam dan bagian ke atas mengenakan kaos.
Pihak kepolisian dari Polsek Semarang Tengah bersama Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat laporan temuan ini langsung menuju lokasi melakukan pengecekan dilanjutkan olah TKP, dan pemerintah saksi-saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, awalnya korban datang ke hotel dan menyewa kamar sekitar pukul 01.00. Setelah beberapa waktu, saksi yang sempat berada bersama korban mendapati korban dalam keadaan tertidur.
Lantaran tidak kunjung memberikan respons. Kemudian saksi bersama rekannya berupaya membangunkan korban, namun ditemukan sudah dalam posisi terlentang, mulut mengeluarkan busa, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Belum diketahui secara persis penyebab meninggalnya ASS, namun mulutnya mengeluarkan busa. Hasil pengecekan, ditemukan obat penambah stamina bermerk Cobra di dalam tas milik korban.
"Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban" ungkap Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (7/8/2926).
Kompol Sugito juga mengatakan, masih mendalami penyebab kematian korban. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya maupun membuat spekulasi terkait penyebab kematian korban.
"Terkait penyebab pasti meninggalnya korban, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis sehingga proses penyelidikan masih terus berlangsung," jelasnya.
"Apabila nantinya terdapat perkembangan hasil penyelidikan, akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat," katanya.
Todan ditemukan adanya unsur kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Selanjutnya jenasah dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut.
Baca Juga: 4.229 Pegawai Pemkot Salatiga Kumpulkan Minyak Jelantah, Minimal Dapat 1400 liter Sekali Aksi
Menanggapi kematian korban dipengaruhi faktor kesehatan akibat over dosis penggunaan obat stamina, pihaknya mengatakan belum bisa memastikan hal tersebut.
"Itu dari dokter, kita belum bisa memastikan. Keluarga korban juga sudah menerima dan sudah tidak ada tuntutan," pungkasnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi