RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kebakaran melanda bangunan Cafe Win.er Chill House di kawasan Peterongan, Semarang Selatan, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 12.30 dini hari.
Belum diketahui penyebab munculnya api, namun kobaran api dan asap hitam pekat sempat menyelimuti bangunan toko sekaligus rumah yang berada di samping persis lokasi kebakaran.
Lusna, mengaku tak mengetahui secara persis munculnya api yang membakar bangunan yang berlokasi menempel tokonya.
Namun, perempuan ini sempat mencium bau asap menyengat disekitar ruangan tokonya yang sekaligus digunakan tempat tinggal.
Baca Juga: Fadia Arafiq Bantah Perintah Menangkan PT RNB, Kesaksian OPD Pemkab Pekalongan Berkata Lain
"Waktu itu saya belum tidur, gak bisa tidur, lagi nonton film di lantai dua. Itu sekitar pukul 00.30. Tiba-tiba mencium bau tidak enak, bau asap yang menyengat," ungkapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (31/7/2026).
"Kebetulan kan saya di rumah cuma saya sama ibu terus sama anjing tiga. Tak suruh di kamar sek, saya keluar. Lah kok asapnya banyak (dalam ruangan lantai dua)," lanjutnya.
Meski panik, Lusna masih berupaya menenangkan sang ibu untuk tidak panik. Namun, Lusna tetap memutar otak untuk bisa keluar bersama sang ibu termasuk hewan piaraannya.
"Tapi terus aku mikir harus keluar nih piye carane. Mau keluar kan saya di lantai dua nih, terus turun, waduh asap kayak gitu," katanya.
"Saya ngambil kain tak celupin di kamar mandi. Terus aku turun. Tapi waktu aku turun ke lantai satu," jelasnya.
Menurutnya, anak tangga akses turun ke lantai satu bersebelahan persis dengan tembok bangunan samping tokonya yang terbakar. Luasna, juga sempat mendengar beberapa kali ledakan.
"Tanggaku (jalan turun) ini kan berbatasan sama sebelah. Saya dengar suara seperti ledakan, 'dier... dier... dier...', saya tidak tahu apa yang meledak. Waktu itu saya sudah lemas karena asapnya tebal," katanya.
Tapi aku nginceng bawahku (ruangan toko) aman. Listrik terus nyala semua ndak ada asap. Berarti bukan dari tempatku. Terus saya nurunke ibu sama anjing tak turunkan semua," terangnya.
Setelah memastikan rumahnya belum terbakar, Lusna mengevakuasi ibunya dan tiga ekor anjing peliharaannya ke luar bangunan.
Saat berada di luar, warga berteriak meminta seluruh penghuni segera menyelamatkan diri.
"Saya sempat tanya yang kebakaran di mana, rumah saya atau sebelah. Jawabnya tidak tahu, yang penting keluar dulu," katanya menirukan warga yang meminta keluar.
Dilokasi luar toko, Lusna juga mengaku sudah terdapat sejumlah personil dari pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan api di titik lokasi kebakaran. Selain itu, personil Damkar juga kemudian memeriksa rumah Lusna untuk memastikan api tidak merembet.
"Pemadamnya bilang, Mbak, tak cek tempatmu ya. Takute kan ini kan jejeran, apinya merembet. Setelah dicek bilangnya aman, gak ada api, cuma asap. Ya mungkin dari sebelah lewat celah-celah," ujarnya.
Lokasi cafe yang terbakar, samping sebelah merupakan perkantoran, dan sebelahnya lagi Gadung Telkomsel. Lusna menyebut, sumber api masih belum dapat dipastikan.
"Nek tempatku ndak kena cuma asap e ngeri banget soale. Terus tadi kan adik saya (datang) naik ke lantai atas. Lantai satu, dua, naik lagi tiga kuwi asapnya ngeri," ujarnya.
Menurutnya, sejumlah warga menyebut api berasal dari ruko lain di deretan tersebut sebelum akhirnya merembet ke bangunan Cafe Win.er Chill House.
"Tadi ada yang ngomong dari bukan sebelahku tapi sebelah sanane lagi. Ini kan kita soal satu, dua, tiga itu kan rukonya jejer semua. Tapi aku ndak tahu sih, yang benernya gimana. Maksude sumber apinya dari mana ndak tahu," katanya.
Luasna menyebut, Cafe tersebut biasanya beroperasi hingga pukul 02.00, namun pada malam kejadian diduga sudah tutup sekitar pukul 00.00. Api berhasil dipadamkan sampai tuntas sekitaran pukul 02.45.
Terlihat, cafe tersebut dalam kondisi gelap, dan diduga aliran listrik mati akibat kebakaran tersebut. Informasi lain menyebut, tak ada korban jiwa dan hanya kerugian materiil, karena saat peristiwa kebakaran terjadi sedang tidak ada penghuni di dalam cafe tersebut.
"Tadi saat kejadian kan di dalam tidak ada orang, karena sudah tutup," kata pria di depan pertokoan tersebut.
Sementara, Kapolsek Semarang Selatan Kompol Sucipto belum memberikan respon ketika dikonfirmasi terkait penyebab kebakaran tersebut. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi