Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang, Pedagang Kesulitan Ambil APAR karena Terkunci, Diduga Dipicu Kebocoran Gas LPG

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB
Warung Soto Eco dengan kondisi hangus terbakar
Warung Soto Eco dengan kondisi hangus terbakar

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kebocoran gas LPG diduga menjadi penyebab kebakaran di Pasar Modern BSB, Kecamatan Mijen, Minggu (26/7/2026).

Kejadian ini juga masih menyisakan kisah pilu para pedagang uang jualan dalam lokasi pasar tersebut.

Munculnya api yang diduga dari kebocoran tabung gas LPG salah satu dalam kios warung makan tak mampu dipadamkan para pedagang menggunakan APAR.

Sebab, apar yang tersedia tak bisa diambil lantaran berada di dalam sebuah kotakan ruangan yang terkunci. 

Baca Juga: Api Melalap Pasar Modern BSB Semarang, Puluhan Kios dan Lapak Ludes Terbakar

APAR di beberapa sudut pasar masih utuh di dalam tempatnya. Tempat APAR memang terkunci dan tak bisa langsung dibuka. Akhirnya, api membesar dan menghanguskan hampir separuh dari jumlah kios dan lapak yang totalnya mencapai 179 tempat. 

Informasi yang diperoleh, kebakaran diduga disebabkan adanya tabung gas yang bocor dari salah warung makan. Awalnya, ada aktivitas memasak. Kemudian, salah satu gas LPG habis dan akan diganti. 

Namun saat pemasangan gas mengalami bocor hingga menimbulkan api yang tersambar dari kompor yang menyala didekatnya. Hingga akhirnya api menyala besar lantaran tak berhasil dipadamkan para pedagang.

Terlihat, ada salah satu tabung gas LPG 3 kilogram dengan kondisinya berwarna hitam kusam lantaran hangus terbakar, diletakan di depan Warung Makan Soto Eco. Tabung gas tersebut diduga merupakan pemicu kebakaran tersebut. 

Gito, pedagang mengaku sempat berlari menuju lokasi saat mendengar teriakan kebakaran. Menurutnya, saat itu api belum membesar, dan berupaya melakukan pemadaman. Namun tidak berhasil. 

"Waktu saya datang apinya masih kecil. Tapi yang disayangkan tempat APAR itu dikunci semua. Akhirnya kita pukul pakai tangan. Ada yang isinya separuh, ada yang penuh, tapi sudah terlambat," ujarnya. 

Kebakaran ini, menghanguskan barang dagangan miliknya, mulai dari ikan, telur termasuk kerupuk. Pihaknya mengaku, belum mengetahui secara persis jumlah kerugian.

"Kalau saya habis belanja juga. Ya sekitar puluhan juta lah (kerugiannya). Tapi yang penting kita masih selamat," katanya.

Baca Juga: Sempat Terdengar Suara Ledakan saat Kebakaran Pasar Modern BSB Mijen Semarang 

Sementara, pedagang lain Sri Utami juga mengatakan, para pedagang sempat berupaya mengambil APAR, tapi mengalami kesulitan karena tempat penyimpanannya terkunci.

"Orang yang di dalam lari cari bantuan, mau ambil APAR itu dikunci, jadi kesusahan," jelasnya.

Sumber api diduga dari warung makan Soto Eco. Lokasi warung berada dibagian barat menghadap luar yang depannya merupakan akses jalan keluar. Warung tersebut, berada di samping tempat jualan sri. 

Informasi dari obrolan para pedagang, Sri menyebut munculnya kebakaran diawali saat penjual di warung soto mengganti tabung gas. Namun gas itu diduga bocor sehingga terjadi kebakaran. 

"Saya dengar dari yang kerja di Soto Eco, katanya lagi masang gas. Terus api nyambar, dan terjadi kebakaran," bebernya.

Menurutnya, situasi dalam pasar sedang ramai pengunjung, karena hari libur. Bahkan sebelum kejadian, juga ada kegiatan lomba mewarnai anak.

"Waktu itu banyak orang. Anak-anak habis lomba mewarnai, ada event di sini," katanya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang APAR terkunci kebocoran gas LPG Warung Soto Eco kebakaran semarang