RADARSEMARANG.ID, Semarang - Aksi pencurian terjadi di Cafe Imajinari, Jalan Telagabodas, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 10.30
Seorang pria diduga pelaku terekam kamera CCTV menggondol sejumlah barang berharga milik inventaris kafe saat kondisi tempat usaha masih tutup.
Berdasarkan laporan, karyawan kafe menutup operasional sekitar pukul 03.00. Sebelum pulang, barang-barang inventaris berupa satu unit telepon genggam Samsung A12, sebuah tablet Samsung, dan sebuah laptop Asus dimasukkan ke dalam tas, kemudian disimpan di dalam kardus di bawah meja kasir.
Baca Juga: Gus Yazid Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar dalam Kasus TPPU Lahan BUMD Cilacap
Namun, pintu khusus karyawan diketahui tidak dikunci saat seluruh pegawai meninggalkan lokasi.
Setelah itu, barang-barang tersebut diketahui hilang oleh dua karyawan sif pagi datang untuk membuka kafe, sekitar pukul 10.00.
Awalnya, saat karyawan saat hendak mengambil inventaris, mereka mendapati tas berisi ponsel, tablet, dan laptop sudah tidak ada ditempat biasanya.
Karyawan kemudian memeriksa rekaman CCTV, terlihat seorang pria tak dikenal mengendarai sepeda motor dengan mengenakan helm putih masuk ke area kafe melalui pintu karyawan yang tidak terkunci sekitar pukul 06.40.
Pria yang diduga sebagai pelaku langsung menuju meja kasir dan mengambil tas berisi barang-barang inventaris kafe tanpa seizin pemilik.
Setelah aman tanpa diketahui orang, pria tersebut meninggalkan lokasi, kembali mengendarai motor yang parkir di tepi jalan raya.
Akibat kejadian itu, Cafe Imajinari kehilangan satu unit ponsel Samsung A12 warna hitam, satu unit tablet Samsung warna hitam, serta satu unit laptop Asus warna abu-abu.
Pihak manajemen Cafe Imajinari selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangrejo, yang kemudian diteruskan ke Polsek Gajahmungkur untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Polisi Sita 171 Motor Balap Liar, Banyak Remaja Berdalih Izin Mengaji ke Orang Tua
Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap laporan kasus tersebut. Rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi juga masih dalam pendalaman.
"Anggota masih dilapangan, masih penyelidikan," katanya, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (23/7/2026).
Editor : Baskoro Septiadi