RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah rumah di Jalan Krapu Raya, Kelurahan Kuningan Semarang Utara hangus terbakar, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.15. Nahas, seorang perempuan penghuni rumah ikut terbakar dan meninggal.
Informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Susilowati, istri dari Dwi Lestari. Korban ditemukan meninggal di bagian belakang dekat sumur, kamar mandi. Tubuhnya hangus terbakar hingga tak dikenali.
Tak ada yang mengetahui awal mula munculnya api dalam rumah tersebut. Diketahuinya saat api sudah menyala besar berkobar diatas atap bangunan.
Kemudian, warga yang sedang tongkrongan di sekitaran rumah korban melihat kobaran api dan berteriak mencari pertolongan warga untuk melakukan pemadaman.
Sebagian warga lainnya melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang untuk dilakukan pemadaman.
"Kalau munculnya api dari mana, dan bersumber dari apa gak ada yang tau. Jadi yang tau itu orang-orang kampung, yang sedang nongkrong dan melihat api sudah membesar," ungkap Tono kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (22/7/2026).
Rumah yang terbakar tersebut di dalam perkampungan padat penduduk. Tono menyebut ukuran bangunan rumah korban kecil dan di dalam rumah hanya terdapat dua orang penghuni, yakni suami isteri tersebut.
"Rumahnya ukurannya kecil, tidak sampai 4 kali 6, ketinggian bangunan juga lebih rendah dengan rumah sampingnya. Itu kan terbuat dari kayu, jadi api mudah membesar," jelasnya.
"Saat kejadian itu dia (korban) sendirian, suaminya kerja, kalau sudah selesai pulang rumah. Kalau anaknya juga kerja diluar. Jadi dia (korban) sehari-harinya tinggal di dalam rumah sendirian," bebernya.
Personel yang datang kelokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan kurang lebih 1 jam.
Menurutnya, warga tak ada yang mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah tersebut.
"Sepetinya gak ada teriakan-teriakan minta tolong," ujarnya.
Suami korban juga telah mendapat kabar kebakaran tersebut. Namun sesampai rumah syok melihat kondisi isterinya yang ditemukan meninggal di kamar mandi.
"Pas pemadaman kan baru dicek ke dalam, itu istrinya di temukan meninggal di kamar mandi, tengkurap. Kondisinya ya begitu terbakar (hangus). Tadi suaminya juga syok," jelasnya.
Baca Juga: Sudaryono Resmi Gantikan Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
Lurah Kuningan, Andi Widjamarko, mengatakan korban yang meninggal merupakan warga berkebutuhan khusus.
Sehari-harunya beraktivitas di dalam rumah. Sedangkan tiga anggota keluarga lainnya saat kejadian diketahui sedang berjualan di luar rumah.
"Korban yang meninggal dunia itu mohon maaf orang dengan berkebutuhan khusus. Sehari-harinya memang lebih banyak di rumah. Nanti kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bantuan yang bisa diberikan kepada keluarga pasca kebakaran," tandasnya.
Selanjutnya, korban meninggal dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut.
Tim Inafis Polrestabes Semarang juga kelokasi melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso membenarkan peristiwa kebakaran tersebut merenggut satu nyawa penghuni rumah. Sedangkan penyebab munculnya api, sekarang masih dalam penyelidikan.