RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pengendara yang melintas di Jalan Majapahit, Kota Semarang, khususnya dari bawah Tol Majapahit menuju arah Pedurungan, diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, proyek betonisasi yang telah berlangsung selama dua hari menyebabkan penyempitan jalur dan berdampak pada kepadatan arus lalu lintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu pagi (22/7/2026), aktivitas alat berat dan pekerjaan konstruksi mengakibatkan sebagian badan jalan tidak dapat dilalui secara normal.
Kondisi tersebut membuat laju kendaraan melambat dan antrean kendaraan terjadi di sejumlah titik, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Baca Juga: Betonisasi Jalan Majapahit Semarang Berlanjut, Kemacetan Meningkat Saat Jam Pulang Kerja
Pengguna jalan diimbau menyesuaikan waktu perjalanan untuk mengantisipasi potensi kemacetan. Selain itu, pengendara diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di sekitar area proyek, menjaga jarak aman antarkendaraan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi pekerjaan demi keselamatan bersama.
Berdasarkan informasi yang beredar, proyek betonisasi Jalan Majapahit diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2026.
Setelah proyek rampung, perbaikan jalan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran arus lalu lintas di Jalan Majapahit yang merupakan salah satu jalur utama penghubung Kota Semarang dengan Purwodadi.
Selama proses pengerjaan masih berlangsung, masyarakat diimbau bersabar dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila memungkinkan, terutama pada waktu-waktu dengan volume kendaraan yang tinggi. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi