RADARSEMARANG.ID, Semarang – Arus lalu lintas di jalur Semarang–Mangkang–Kendal maupun arah sebaliknya belakangan ini dipenuhi truk pengangkut tanah galian C.
Keberadaan kendaraan bertonase besar tersebut dikeluhkan para pengguna jalan karena dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Berdasarkan pantauan di lapangan, truk-truk pengangkut material galian C tampak melintas hampir sepanjang hari.
Selain mendominasi badan jalan, sejumlah truk juga menimbulkan debu yang mengurangi jarak pandang, terutama saat cuaca kering. Kondisi ini membuat pengendara harus lebih waspada ketika melintas di ruas Semarang–Mangkang–Kendal.
Baca Juga: Tambang Galian C di Kledung Jadi PR Serius Pemkab Temanggung
Tidak sedikit pengendara mengaku kesulitan saat hendak menyalip atau menjaga jarak aman karena ukuran kendaraan yang besar serta padatnya lalu lintas di jalur tersebut. Pada jam-jam sibuk, antrean kendaraan di belakang truk juga kerap terjadi sehingga memperlambat arus lalu lintas.
Salah seorang pemotor, Rina, mengaku merasa khawatir setiap kali melintasi jalur tersebut. Menurutnya, banyaknya truk besar pengangkut tanah membuat pengguna sepeda motor berada dalam posisi yang rentan.
"Saya cukup takut kalau lewat jalur Semarang–Mangkang–Kendal, apalagi saat banyak truk tanah galian C melintas. Truk-truknya besar, kadang debu dari muatan juga mengganggu pandangan. Sebagai pemotor, kami harus ekstra hati-hati karena ruang gerak jadi terbatas," ujar Rina.
Rina berharap pemerintah bersama instansi terkait segera mengambil langkah untuk mengatur operasional truk-truk galian C di jalur tersebut. Menurutnya, pengaturan jam operasional maupun penegakan aturan terhadap kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
"Harapan saya pemerintah membuat aturan yang jelas untuk mengatur truk-truk yang melintas di jalur ini. Misalnya pengaturan jam operasional atau pembatasan pada jam-jam ramai, sehingga pengguna jalan lain, khususnya pemotor, bisa merasa lebih aman," tambahnya.
Baca Juga: Truk Besar Galian C Lalu-Lalang Rusak Jalan Ke Pantai Ngebum Kendal
Masyarakat juga berharap adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan pengangkut material agar tidak membawa muatan berlebih serta memastikan muatan tertutup dengan baik untuk meminimalkan debu dan material yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dengan tingginya aktivitas kendaraan berat di jalur Semarang–Mangkang–Kendal, upaya pengaturan lalu lintas dan pengawasan terhadap operasional truk galian C dinilai penting demi menjaga keselamatan serta kenyamanan seluruh pengguna jalan.
Editor : Baskoro Septiadi