Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diduga Rem Blong di Turunan Tol Tembalang, Bus Debe Trans Tabrak Dua Kendaraan, Satu Penumpang Tewas

Muhammad Hariyanto • Kamis, 9 Juli 2026 | 18:54 WIB

 

Kondisi penumpang dilakukan proses evakuasi dari dalam bus Debe Trans yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Tembalang Kamis (9/7/2026)
Kondisi penumpang dilakukan proses evakuasi dari dalam bus Debe Trans yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Tembalang Kamis (9/7/2026)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan terjadi di turunan Jalan Tol Tembalang, KM 430 – 300 Jalur BB, Kamis (9/7/2026) pagi. Kejadian tersebut, satu orang meninggal puluhan orang luka.

Kecelakaan ini melibatkan Hino Bus bertuliskan Debe Trans, menabrak kendaraan pribadi dan truk dump. Kecelakaan dipicu dari bus tersebut yang diduga mengalami rem blong.

Baca Juga: Tolak Hukum Tebang Pilih! Massa Gedor Kejati Jateng Tuntut Pengusutan TPPU Jampidsus

Korban meninggal diketahui bernama Bayu A, mahasiswa asal Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian. 

"Iya, kecelakaan antara bus penumpang dengan truk. Korban meninggal satu orang, penumpang. Untuk korban uka ringan 20 orang," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung Ariyono kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (9/7/2026).

Daftar nama korban luka, bernama Misel, perempuan pelajar warga Kecamatan Napan, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, mengalami luka pada kepala.

Gahisan, balita warga Kota Bandung, luka pada kepala dan tangan kiri curiga patah, dirawat di RS Bhayangkara, Kota Semarang.

Wawan S, pedagang warga Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, luka cidera kepala ringan dan dagu. Berikutnya, Wawan, warga Cimaung, Kabupaten Bandung, luka pada pinggul dan jaki kiri. Santi, mahasiswi, warga Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, luka cidera kepala dan wajah. 

Deva H, mahasiswa warga Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, luka pada Pelipis kiri robek dan dagu, observasi di RS Hermina Banyumanik.

Imas D, ibu rumah tangga warga Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, luka pada kaki dan tangan lecet, observasi di RS Hermina Banyumanik. 

Hendi, laki-laki Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, luka pada kaki dan tangan lecet. Nengsih, Ibu rumah tangga warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, luka pada kaki dan tangan lecet. Deden R, Mahasiswa warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, luka pada kaki dan tangan lecet. 

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persija Jakarta Resmi Datangkan Bek Kanan Eropa Kerim Memija untuk Musim Depan

Meylani Y, perempuan pelajar warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, luka pada kaki dan Tangan lecet. Zalfa, perempuan pelajar warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, luka pada kaki dan tangan lecet. 

Syahla S, pelajar warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta luka pada kaki dan tangan lecet. Yodi P, laki-laki warga Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, luka pada dada dan tangan kiri lecet, dirawat di RS Samsoe Hidajat, Kota Semarang.

Cucun C, laki-laki warga Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, luka pada kaki kanan. Bahrul A, mahasiswa warga Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, luka pada kaki kiri. Agam R, mahasiswa warga Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, luka pada wajah dan pinggang kanan.

Naufal R, mahasiswa warga Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, luka pada wajah dan kaki kiri memar. Rini P, perempatan berprofesi guru, warga Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, luka pada cidera kepala dan kaki kiri. 

Gusti G, perempuan warga Kecamatan Cilodong, Kota Depok, mengalami luka pada Lutut kaki kiri. 

"Korban luka-luka hanya luka ringan, para penumpang bus. Itu kan bus umum penumpang, ada 3 crew termasuk sopir, sedangkan penumpang 30 orang," jelasnya. 

Kecelakaan ini melibatkan bus jenis Hino  dikemudikan Nursoli, laki-laki warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Kemudian mobil Toyota Sienta warna coklat metalik, dikemudikan Admiko, laki-laki warga Kecamatan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Terakhir, truk dump Hino warna Hijau, dikemudikan Suyanto, warga Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak.

Awalnya bus melaju dari Jawa Timur dengan tujuan Jawa Barat. Kemudian melintas di Jalan tol dari arah Banyumanik ke Krapyak, dan saat melintas lokasi kejadian mengalami kecelakaan beruntun dengan mobil pribadi dan truk dump tersebut.

Baca Juga: Sudah Berkali-kali Bor Sumur, Hasilnya Nihil! Warga Kemitir Kini Hanya Andalkan Droping Air
 
"Awalnya bus melaju dari arah selatan ke utara, dan tidak dapat menguasai laju kendaraan. Saat melintas turunan jalan menabrak Kbm Toyota Sienta. Kemudian Kbm bus menghindar ke kiri dan menabrak Kbm Hino Dump Truck, yang melaju searah didepannya," bebernya. 

Bus tersebut mengalami rusak ringsek parah bagian kiri, hingga menyebabkan satu penumpang meninggal dan puluhan luka-luka.

Kejadian tersebut juga menimbulkan kemacetan arus lalulintas. Setelah dievakusi keluar, para penumpang bus menyelamatkan diri di tepi jalan tol.

"Pengakuan sementara pengemudi bus mengakui rem blong. Sempat nabrak mobil depannya (Toyota Sienta). Maunya banting setir ke kiri ternyata depannya ada truk dump," jelasnya. 

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman penyebab pastinya kecelakaan tersebut dengan berkoordinasi Dinas Perhubungan, terkait fungsi rem dan kelayakan bus. 

"Kita akan dalami dulu untuk mengetahui penyebab pastinya. Kecelakaan ini masih penanganan," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#bus debe trans kecelakaan #kecelakaan tol Tembalang Semarang #kecelakan jalan tol Semarang #kecelakaan bus debe trans #kecelakaan semarang