RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan terhadap perangkat desa dan kasus suap di lingkungan DJKA yang menyeret Bupati Pati nonaktif, Sudewo, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (8/7/2026).
Berbeda dengan persidangan sebelumnya, dari pantauan RadarSemarang. ID, suasana di sekitar gedung pengadilan Tipikor terlihat lebih kondusif. Tidak tampak orasi dan poster dukungan yang biasa digelar didepan pintu gerbang Pengadilan Tipikor Semarang.
Jumlah massa pendukung Sudewo yang datang memberikan dukungan juga tampak jauh berkurang.
Jika pada sidang-sidang sebelumnya ratusan pendukung memadati area luar pengadilan, kali ini hanya sebagian kecil massa yang terlihat hadir untuk mengikuti jalannya persidangan.
Mereka terlihat hanya duduk-duduk di trotoar ditepi Jalan Suratmo dan juga nongkrong di warung-warung yang ada disekitar Pengadilan Tipikor. Menurunnya jumlah pendukung juga berdampak pada pola pengamanan.
Aparat kepolisian tetap bersiaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, namun jumlah personel yang diterjunkan tidak sebanyak saat sidang sebelumnya.
Pengamanan berlangsung lebih longgar seiring situasi yang dinilai relatif aman dan kondusif. Sementara itu, sidang lanjutan tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan majelis hakim.
Perkara ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap jabatan perangkat desa serta dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) yang menyeret nama Sudewo. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi