Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bongkar Rumah, Pekerja Bangunan di Pudakpayung Semarang Kaget Temukan Mortir Aktif Tersimpan Puluhan Tahun

Muhammad Hariyanto • Selasa, 7 Juli 2026 | 16:19 WIB
Benda mortir terbungkus plastik ditemukan dalam rumah huni warga di Pudakpayung Semarang
Benda mortir terbungkus plastik ditemukan dalam rumah huni warga di Pudakpayung Semarang

RAADARSEMARANG.ID, Semarang - Temuan mengejutkan di dalam rumah warga yang dalam di renovasi berlokasi di Jalan Pucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik.

Rumah huni tersebut ditemukan benda peledak alias amunisi jenis mortir yang masih aktif, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 11.30.

Kali pertama yang menemukan mortir tersebut Sunarto Slamet, warga Ungaran Kabupaten Semarang yang akan merenovasi rumah tersebut yg abg dihuni Imam Fauzi.

Baca Juga: Mengapa Malut United Memilih Semarang? Presiden Klub Beberkan Alasan Pindah Homebase, Ganti Nama, hingga Target Juara Super League

Selanjutnya, temuan tersebut disampaikan kepada Imam Fauzi dan diteruskan dilaporkan ke Polsek Banyumanik.

Selanjutnya, kepolisian mendatangi, mengecek dan mengamankan lokasi kejadian, serta memasang pengamanan police line  agar masyarakat tidak mendekati benda yang diduga berbahaya tersebut.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, mortir tersebut milik Suharto, tak lain kakek Iman Fauzi. Mortir tersebut diduga telah tersimpan puluhan tahun lalu. Mortir tersebut diperoleh dari almarhum hasil temuan ketika sedang mencangkul di sawah.

"Ketika kakek (almarhum) saksi ini masih hidup pernah bercerita pada saat mencangkul di sawah telah menemukan satu buah amunisi jenis Mortir," ungkap Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (7/7/2026).

Kemudian mortir tersebut dibawa pulang dan simpan oleh almarhum. Hanya saja, ketika itu Imam yang masih berusia cucu tidak berani membuka atau melihat barang temuan kakeknya.

Keberadaan mortir baru diketahui, saat proses pembongkaran rumah yang akan direnovasi pekerja bangunan. 

"Jadi diketahuinya saat direnovasi. Pekerja bangunan ini sedang membersihkan tumpukan isi plastik di bawah almari, namun di rasa berat dan mencurigakan dengan barang tersebut," bebernya. 

"Lalu saksi pekerja bangunan ini membuka kantong plastik dan ternyata isinya sebuah amunisi jenis Mortir. Selanjutnya saksi memberitahu kepada pemilik rumah dan melaporkan kepada Polsek Banyumanik," jelasnya.

Selanjutnya, kepolisian juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Jateng dan Koramil untuk mengamankan barang tersebut, serta dilakukan penanganan lebih lanjut.

Hasil pengecekan awal, mortir tersebut diduga merupakan amunisi yang masih aktif sehingga memerlukan penanganan khusus.

Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSPS Pekanbaru Tak Main-Main, 50 Persen Pemain Diganti hingga Pelatih Baru Didatangkan

"Hasil pengecekan awal, benda tersebut diduga merupakan amunisi jenis mortir 60 yang masih aktif sehingga memerlukan penanganan khusus oleh personel yang berkompeten," tegasnya.

Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jateng dan personil dari Paldam IV/Diponegoro yang dipimpin Peltu Ganet juga mendatangi untuk melakukan proses evakuasi.

"Itu ukurannya kecil (mortir), ya sekitaran seukuran botol. Kemarin sudah dievakuasi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," tegasnya.

"Kita mengimbau kepada masyarakat manakala menemukan hal-hal atau benda yang mencurigakan dan membahayakan untuk segera menghubungi polsek setempat maupun koramil supaya segera mendapatkan penanganan sesuai prosedur oleh petugas yang berwenang. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#temuan mortir di Semarang #mortir terbungkus plastik #cangkul sawah temukan mortir #renovasi rumah temukan mortir #pekerja bangunan temukan mortir