RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah video yang memperlihatkan sepasang muda-mudi diduga melakukan tindakan tidak senonoh di kawasan Taman Bangetayu, Kecamatan Genuk, viral di media sosial dan menjadi perbincangan warga.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Kamis malam (18/6) sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam video yang beredar, tampak seorang perempuan dan laki-laki berada di area taman yang saat itu dalam kondisi minim penerangan.
Viralnya video tersebut memunculkan sorotan terhadap kondisi Taman Bangetayu yang dinilai kurang mendapat pengawasan, terutama pada malam hari.
Selain itu, penerangan yang terbatas membuat sejumlah sudut taman terlihat gelap.
Camat Genuk, Pranyoto, mengaku prihatin atas munculnya peristiwa yang terjadi di ruang publik tersebut.
Menurutnya, pihak kecamatan akan segera melakukan evaluasi bersama pihak terkait guna mencegah kejadian serupa terulang.
"Ini akan kami cek kembali. Nanti akan kami evaluasi terkait pengawasan di taman karena kejadian tersebut terjadi di ruang publik," ujar Pranyoto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (19/6).
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan Taman Bangetayu berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).
Meski demikian, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat setempat, untuk meningkatkan pengawasan di kawasan taman.
"Kami akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat sekitar terkait pengamanan dan pengawasan di area taman," katanya.
Selain memperkuat pengawasan, pihak kecamatan juga berencana mengusulkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik taman. Langkah tersebut dinilai penting untuk memantau aktivitas di area publik selama 24 jam.
Tak hanya CCTV, penambahan fasilitas penerangan juga akan diusulkan agar kondisi taman lebih terang pada malam hari. Menurut Pranyoto, upaya tersebut tidak hanya bertujuan mencegah tindakan yang melanggar norma, tetapi juga mengantisipasi potensi tindak kriminalitas.
"Nanti akan kami ajukan kepada dinas terkait untuk penambahan penerangan dan pemasangan CCTV agar pengawasan bisa dilakukan selama 24 jam serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan," pungkasnya.
Viralnya video tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pengelolaan ruang publik agar tetap aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai fungsinya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi