Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ngaku Intel Narkoba, Dua Pria Gasak HP dan Motor Penghuni Kos di Pedurungan, Polisi Pastikan Bukan Anggota

Muhammad Hariyanto • Rabu, 17 Juni 2026 | 13:54 WIB
Salah satu pelaku yang mengaku Intel narkoba terekam kamera cctv di kos korban
Salah satu pelaku yang mengaku Intel narkoba terekam kamera cctv di kos korban

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Modus mengaku sebagai aparat kembali memakan korban. Seorang penghuni kos di wilayah Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, kehilangan handphone dan sepeda motor setelah didatangi dua pria yang mengaku sedang melakukan pengembangan kasus narkoba.

Ironisnya, salah satu pelaku sempat membawa korban berkeliling sebelum akhirnya merampas barang milik korban dan kabur membawa sepeda motor yang digunakan.

Polrestabes Semarang memastikan kedua pelaku bukan anggota kepolisian maupun petugas resmi yang sedang menjalankan tugas.

Baca Juga: Ngaku Intel Narkoba, Dua Pria Gasak HP Penghuni Kos di Semarang usai Todong Korban

"Itu bukan petugas. Karena dia tidak menunjukkan surat perintah tugas," tegas Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, klaim sebagai petugas hanyalah modus untuk membuat korban percaya dan menuruti kemauan pelaku.

"Itu hanya modus pelaku yang mengaku-ngaku sebagai petugas untuk pengembangan perkara," ujarnya.

Masuk Kos Tengah Malam

Peristiwa itu terjadi Minggu dini hari (14/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, dua pria datang menggunakan sepeda motor Honda Beat merah tanpa pelat nomor.

Salah satu pelaku mengenakan jaket hijau menyerupai atribut ojek online, sementara pelaku lainnya mengenakan jaket hitam.

Pelaku kemudian masuk ke area kos dan memeriksa sejumlah kamar. Saat menemukan salah satu kamar yang belum terkunci, pelaku langsung menemui korban yang baru saja tiba di kos.

Dengan dalih sedang memburu pelaku narkoba, pria tersebut menginterogasi korban dan meyakinkannya untuk ikut keluar dari lokasi.

Korban yang tidak menaruh curiga akhirnya mengikuti arahan pelaku.

Baca Juga: Reuni dengan Widodo C Putro, Ray Redondo Mantap Pulang ke PSIS Semarang

Dibawa Keliling, Ditodong, Lalu Dirampas

Dalam perjalanan menuju arah Bangetayu, Kecamatan Genuk, pelaku mulai menunjukkan niat sebenarnya.

Korban mengaku diminta menyerahkan telepon genggam miliknya. Tak lama kemudian, pelaku juga diduga memperlihatkan benda yang menyerupai senjata api.

Merasa berada dalam situasi berbahaya, korban mengambil keputusan nekat dengan melompat dari sepeda motor yang sedang berjalan demi menyelamatkan diri.

Kesempatan itu langsung dimanfaatkan pelaku untuk melarikan diri membawa sepeda motor Honda Beat milik korban beserta telepon genggamnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2024 dan satu unit handphone merek Vivo.

Polisi Dalami Dugaan Senjata dan Identitas Pelaku

Polisi masih mendalami keterangan korban terkait dugaan adanya senjata api yang dibawa pelaku.

"Itu masih berdasarkan keterangan korban dan masih kami dalami," kata Riki.

Begitu pula dengan atribut ojek online yang digunakan salah satu pelaku. Polisi belum dapat memastikan apakah pelaku merupakan pengemudi ojek online atau hanya menggunakan jaket tersebut sebagai penyamaran.

"Jaket online bisa dibeli siapa saja, jadi belum bisa dipastikan," jelasnya.

Polisi Buru Pelaku

Saat ini Polsek Pedurungan bersama Satreskrim Polrestabes Semarang tengah mengumpulkan rekaman CCTV, memeriksa saksi-saksi, dan menelusuri identitas kedua pelaku.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku aparat tanpa menunjukkan identitas resmi maupun surat tugas.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa modus penyamaran sebagai petugas masih kerap digunakan pelaku kejahatan untuk memperdaya korban.

Masyarakat diminta segera menghubungi kepolisian apabila menemukan orang yang mengaku aparat namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi saat melakukan pemeriksaan atau tindakan di lapangan. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Perampasan Motor Semarang #Modus Intel Narkoba #Pencurian Motor Kos #Polrestabes Semarang. #Pedurungan Semarang