RADARSEMARANG.ID, Semarang – Aksi kejahatan dengan modus mengaku sebagai aparat kembali terjadi di Kota Semarang.
Seorang penghuni rumah kos di kawasan Karanganyar, Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, menjadi korban perampasan handphone setelah didatangi dua pria yang mengaku sedang memburu bandar narkoba.
Peristiwa yang terjadi Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 02.29 itu terekam kamera CCTV.
Dalam rekaman terlihat dua pria datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat merah tanpa pelat nomor.
Salah satu pelaku mengenakan jaket hijau menyerupai pengemudi ojek online, sedangkan rekannya memakai jaket hitam.
Pelaku berjaket hijau masuk ke area kos dengan mengenakan helm dan masker. Ia sempat memeriksa sejumlah kamar dan kendaraan yang terparkir sebelum akhirnya masuk ke kamar korban yang saat itu belum terkunci.
Di dalam kamar, pelaku langsung menuding korban sebagai bandar narkoba. Meski korban membantah, pelaku tetap bersikeras dan mengaku sebagai intel yang sedang melakukan pengembangan kasus.
Korban kemudian diajak keluar dengan alasan akan dibawa ke kantor polisi untuk membuktikan dirinya tidak terlibat jaringan narkoba. Tanpa curiga, korban menuruti ajakan tersebut.
Baca Juga: Sego Bebek Mbak Mal Hadirkan Bumbu Ireng dan Nasi Kemaruk, Racikan Khas Malrani Jebolan MasterChef
Namun, sekitar 15 menit setelah meninggalkan lokasi kos, korban justru mengalami teror. Saat melintas di kawasan Bangetayu, Genuk, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan meminta korban menyerahkan handphone miliknya.
Merasa terancam, korban mengambil langkah nekat dengan melompat dari sepeda motor yang sedang berjalan. Kesempatan itu dimanfaatkan kedua pelaku untuk melarikan diri sambil membawa handphone korban.
Korban bersama rekannya kemudian melakukan pelacakan menggunakan aplikasi pencari perangkat. Sinyal handphone sempat terdeteksi berpindah-pindah dari kawasan Semarang Barat, Terminal Terboyo hingga akhirnya mengarah ke sebuah rumah kos di wilayah Semarang Timur.
Setelah mendatangi lokasi yang terlacak, korban mengaku menemukan sepeda motor yang diduga digunakan pelaku. Sempat terjadi adu argumen, namun terduga pelaku berhasil melarikan diri sebelum diamankan warga.
Kapolsek Pedurungan Kompol Navy membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi telah melakukan pengecekan lokasi dan kini tengah melakukan penyelidikan.
Baca Juga: 133 Sekolah Swasta Gratis di Semarang Mulai TK, SD, SMP di Semarang untuk SPMB
"Anggota sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Dari keterangan korban, modus pelaku mengaku sebagai polisi yang sedang melakukan pengembangan kasus narkoba," ujarnya.
Menurut Navy, pelaku memanfaatkan kondisi pintu kamar yang tidak terkunci untuk masuk dan mendekati korban.
"Korban kemudian diajak keluar menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan pelaku meminta handphone korban. Karena takut, korban akhirnya melompat dari kendaraan," jelasnya.
Saat ini, Polsek Pedurungan berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Semarang untuk memburu para pelaku.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku aparat tanpa menunjukkan identitas resmi dan surat tugas yang sah.
Editor : Baskoro Septiadi