Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Duel Gladiator Gangster di Semarang Terungkap, Pelajar yang Mengaku Dibacok Ternyata Terlibat Tawuran

Muhammad Hariyanto • Kamis, 11 Juni 2026 | 19:29 WIB
Kondisi ATK masih dirawat di rumah sakit akibat luka duel yang sebelumnya ngaku korban pembacokan
Kondisi ATK masih dirawat di rumah sakit akibat luka duel yang sebelumnya ngaku korban pembacokan

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Fakta mengejutkan terungkap di balik kasus dugaan pembacokan pelajar yang sempat menghebohkan warga Semarang Selatan.

Polisi memastikan peristiwa yang sebelumnya disebut sebagai aksi pembacokan oleh orang tak dikenal ternyata merupakan duel gladiator antar kelompok gangster remaja.

Korban berinisial ATK (16), pelajar SMK di Kota Semarang, diketahui mengalami luka setelah terlibat duel satu lawan satu melawan Akiki (17), warga Gayamsari.

Baca Juga: SPMB SD Kota Semarang: Sejumlah Sekolah Negeri Terancam Kekurangan Murid, Ada yang Baru Dapat 9 Pendaftar

Duel tersebut melibatkan dua kelompok yang dikenal dengan nama Speldah dan Spelmawar.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan hasil penyelidikan menemukan bahwa cerita pembacokan di Jalan Sompok Baru, Lamper Lor, Semarang Selatan, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Setelah dilakukan pengecekan CCTV di lokasi yang disebutkan, tidak ditemukan adanya peristiwa pembacokan tersebut," ujar Riki, Kamis (11/6/2026).

Polisi kemudian mendalami keterangan sejumlah saksi dan memeriksa isi telepon genggam korban.

Baca Juga: Ngaku Habib, Pria Asal Salatiga Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Terhadap Delapan Santriwati di Kabupaten Semarang

Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa ATK mengikuti tantangan duel gladiator yang beredar melalui media sosial Instagram.

Duel berlangsung di terowongan Jalan Pawiyatan Luhur, kawasan Gajahmungkur, pada Minggu (7/6/2026) malam.

Dalam duel menggunakan senjata tajam tersebut, ATK mengalami luka tusuk di bagian punggung kanan hingga harus menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Menurut polisi, korban sempat mengaku dibacok orang tak dikenal karena takut dimarahi orang tuanya akibat terlibat tawuran.

"Hasil pemeriksaan saksi menyebutkan korban merekayasa cerita pembacokan karena merasa ketakutan terhadap orang tuanya," kata Riki.

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Garudayaksa FC Mulai Bergerak, Ryo Matsumura dan Alfharezzi Buffon Dikabarkan Masuk Daftar Belanja

Polrestabes Semarang telah mengamankan Akiki sebagai lawan duel korban. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa telepon genggam, pakaian, senjata tajam, serta rekaman video duel gladiator yang terjadi di lokasi.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman kasus melalui Unit PPA dan PPO Polrestabes Semarang.

Karena pelaku masih berstatus anak di bawah umur, proses hukum juga melibatkan pendampingan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat terkait maraknya fenomena duel gladiator remaja yang dipicu tantangan melalui media sosial. 

Aktivitas berbahaya tersebut tidak hanya mengancam keselamatan pelaku, tetapi juga berpotensi berujung proses pidana.

 

Editor : Baskoro Septiadi
#duel gladiator Semarang #pembacokan Semarang Selatan #gangster remaja Semarang #tawuran pelajar Semarang #duel gladiator pelajar