Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fokus Penelitian Daun Kelor untuk Kesehatan Ibu dan Anak, Dr. Sri Sumarni Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2026

H. Arif Riyanto • Kamis, 4 Juni 2026 | 10:39 WIB
Ketua Prodi Kebidanan Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang Dr. Sri Sumarni, Bdn. M.Mid. saat menerima piala dan piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Ketua Prodi Kebidanan Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang Dr. Sri Sumarni, Bdn. M.Mid. saat menerima piala dan piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang—Ketua Prodi Kebidanan Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang Dr. Sri Sumarni, Bdn, M.Mid. dikenal sebagai seorang akademisi dan pakar di bidang kebidanan.

Ia banyak berkontribusi dalam penelitian kesehatan ibu dan anak, serta perannya sebagai pengajar dan pembimbing klinis.

Inovasi yang dilakukan banyak berfokus pada penggunaan terapi komplementer dan herbal untuk menangani masalah kesehatan reproduksi dan kehamilan.  

Ia meneliti efektivitas nanopartikel jahe merah untuk meredakan nyeri dismenore primer pada remaja putri. Juga mengembangkan studi tentang pengaruh aromaterapi orange dalam menurunkan skor nyeri menstruasi.

“Saya juga fokus pada penelitian tentang daun kelor dan kemanfataannya untuk meningkatkan kadar hemoglobin, menurunkan gula darah dan kolesterol, serta menstabilkan asam urat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tak heran jika Doktor Sri Sumarni mendapatkan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang.

Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi pada Malam Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 di Hotel Quest Simpang Lima Semarang, Jumat (22/5/2026) lalu.

Doktor Sri Sumarni meraih penghargaan untuk kategori Dosen Penggagas Terapi Komplementer dan Herbal untuk Penanganan Kesehatan Reproduksi dan Kehamilan.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, ia mengaku sangat senang dan bahagia mendapatkan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026.

“Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi saya dan bisa jadi inspirasi bagi teman-teman di dunia pendidikan. Sukses selalu Jawa Pos Radar Semarang,” katanya.

Ia mengakui, saat ini aktif dan berfokus pada penelitian pemanfaatan tanaman herbal, khususnya daun kelor (Moringa oleifera) untuk berbagai intervensi kesehatan ibu dan anak.

Doktor Sri Sumarni telah menghasilkan berbagai karya ilmiah, buku, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terkait daun kelor, di antaranya buku berjudul "Berjuta Manfaat Teh Daun Kelor" dan “Teh Daun Kelor.” 

Buku yang ditulis bersama Suharyo Hadisaputro dan Suryati Kumorowulan ini mengupas tuntas potensi teh daun kelor sebagai solusi alami untuk mengatasi anemia pada remaja putri.

Di sisi lain, Dokter Sri Sumarni juga aktif di kegiatan pelatihan dan pengabdian masyarakat.

Keahliannya ini diturunkan melalui berbagai bentuk pelatihan dan edukasi kepada bidan, mahasiswa, serta kader kesehatan. 

Misalnya, dilakukan di Pudakpayung, Banyumanik, Semarang. Ia mengedukasi mengenai kandungan gizi daun kelor dan pelatihan pengolahan tanaman tersebut menjadi produk yang bernilai guna dan sehat, seperti teh daun kelor. 

“Kami arahkan khusus untuk ibu menyusui dan balita, dengan tujuan utama pemenuhan gizi, pencegahan stunting, dan peningkatan produksi ASI,” ujarnya. (aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#kebidanan #Poltekkes Kemenkes Semarang #PENGHARGAAN #kelor #apresiasi