Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kliwon, Sapi Prabowo untuk Kota Semarang Berbobot 1,1 Ton, Dibeli Rp 113 Juta

Khafifah Arini Putri • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB
Peternak sapi Masduki sedang memperlihatkan sapi pilihan Presiden Prabowo untuk Kota Semarang.
Peternak sapi Masduki sedang memperlihatkan sapi pilihan Presiden Prabowo untuk Kota Semarang.

 

RADARSEMARANG.ID - Ada cerita istimewa dari kandang peternakan di kawasan Bukit Kencana Jaya, Meteseh, Tembalang. Seekor sapi bernama Kliwon, dengan bobot 1,1 ton, resmi menjadi sapi pilihan Presiden Prabowo Subianto.

Jenisnya brangus, yang merupakan peranakan dari Sumbawa. Sapi ini dipilih karena lebih tahan dari penyakit. Nantinya sapi ini akan dikirim ke daerah Pedurungan untuk disembelih di sana.

Pemiliknya, Masduki, peternak yang sudah 20 tahun berkecimpung di dunia penggemukan sapi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Tahun ini menjadi kali kedua sapi miliknya dibeli untuk kebutuhan presiden, setelah sebelumnya juga terpilih pada 2025. 

"Rasanya senang banget (bisa dipilih), berarti ternak kita punya nilai lebih, sudah dua kali ini dipesan Pak presiden," kata Masduki saat ditemui di peternakannya, Selasa (26/5).

Baca Juga: Kreak Bersajam Ditetapkan Tersangka Buntut Kasus Penembakan di Candisari Semarang

Ia menjelaskan sapi yang dipilih berjenis brangus yang merupakan peranakan dari Sumbawa. Manurut masduki sapi brangus dipilih karena lebih tahan dari penyakit.

Sapi brangus jantan bernama Kliwon itu dibeli dengan harga Rp113 juta. Proses survei sendiri, kata Masduki, sudah berlangsung sejak tahun lalu. Kesepakatan final terjadi sekitar sebulan yang lalu.

“Tahun kemarin sudah survei. Dealnya baru sebulanan ini,” jelasnya.

Menurut dia, tim survei melihat langsung kondisi kandang hingga pola perawatan sapi. Faktor kesehatan dan kualitas pakan menjadi perhatian utama.

"Mungkin yang dilihat pemeliharaannya, sapinya sehat, terus gemuk,” katanya.

Kliwon sendiri sudah dirawat sekitar tiga tahun. Saat ini usia sapi itu diperkirakan mencapai lima tahun. Sementara, untuk menjaga bobot dan kesehatannya, Masduki memberikan pakan khusus setiap hari.

Satu ekor sapi besar seperti Kliwon menghabiskan sekitar lima kilogram komboran, dua kilogram dedak, dua kilogram katul, serta hampir 10 kilogram ampas pakan setiap hari. Setelah itu, sapi masih diberi tambahan rumput pada sore atau malam hari.

Baca Juga: Tiga Keutamaan dan Doa Niat Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah Gabung Qadha Puasa Ramadan Menjelang Idul Adha 2026

“Kalau sapi besar, komboran sekali tapi penuh. Sore sama malam paling ditambah rumput," ungkapnya.

Di kandangnya, Masduki tidak hanya memelihara sapi brangus. Ada pula jenis PO (Peranakan Ongole), pegon, hingga limosin.  Meski berhasil menjual sapi ke presiden, kondisi usaha ternak sapi saat ini diakuinya sedang lesu. Penjualan tahun ini turun drastis dibanding tahun lalu.

Ia mencontohkan, tahun 2024 penjualan sapinya hampir mencapai 300 ekor. Sedangkan tahun 2025 sekitar 100 ekor, dan tahun 2026 ini kembali menurun. Sapi hanya terjual sekitar 50 ekor.

“Tahun ini lebih turun. Kalau di tempat saya bisa turun 50 persen lebih,” pungkasnya. (kap)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#KOTA SEMARANG #iduladha #presiden prabowo subianto