Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Komitmen Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan, Tanoto Foundation Diganjar Anugerah Pendidikan Indonesia 2026

Khafifah Arini Putri • Senin, 25 Mei 2026 | 05:20 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menyerahkan langsung penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 untuk Tanoto Foundation dalam kategori Mitra Pembangunan Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan, kepada Regional Lead Tanoto Foundation, Anang Ainur Roziqin.
Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menyerahkan langsung penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 untuk Tanoto Foundation dalam kategori Mitra Pembangunan Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan, kepada Regional Lead Tanoto Foundation, Anang Ainur Roziqin.

 

RADARSEMARANG.ID - Sebanyak 30 tokoh dan lembaga yang berkontribusi di dunia pendidikan menerima Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 dari Jawa Pos Radar Semarang. Salah satu penerimanya ialah Tanoto Foundation yang meraih kategori Mitra Pembangunan Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan.

Lembaga filantropi ini ini menerima penghargaan atas konsistensinya mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Berbagai program strategis dijalankan, mulai percepatan penurunan stunting, penguatan praktik pengasuhan dan stimulasi dini, peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah, hingga pengembangan generasi muda melalui program beasiswa.

Penghargaan diserahkan langsung Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi kepada Regional Lead Tanoto Foundation, Anang Ainur Roziqin dalam acara Malam Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 di Hotel Quest Simpang Lima Semarang, Jumat (22/5) lalu.

Diketahui, seluruh penerima penghargaan ini dipilih melalui proses penilaian bersama Radar Semarang Academy. Lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, pelatihan, riset, jurnalistik, dan pengembangan sumber daya manusia. Penghargaan diberikan kepada tokoh, guru, instansi pendidikan, hingga lembaga yang dinilai memiliki dedikasi dan inovasi dalam memajukan pendidikan.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengatakan, Anugerah Pendidikan Indonesia digagas sebagai bentuk apresiasi bagi para pejuang pendidikan yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi.

“Anugerah Pendidikan Indonesia digagas bukan sekedar selebrasi melainkan ruang penghormatan di mana dedikasi diberi tempat, pengabdian diberi hakikat dan perjuangan diberi makna,” ujarnya.

Menurutnya, banyak penggerak pendidikan yang bekerja tanpa sorotan, namun memiliki kontribusi besar dalam membangun kualitas generasi bangsa. Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh pihak untuk terus berkontribusi di bidang pendidikan.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi butuh peran serta masyarakat secara keseluruhan. Jawapos Radar Semarang merasa terpanggil untuk berbuat. Anugerah pendidikan adalah penyemangat,” katanya.

Pihaknya pun berharap ke depan pendidikan di Indonesia mempunyai banyak kemajuan. Karena itu dibutuhkan peran serta berbagai pihak dengan tujuan yang sama.

"Melalui gelaran ini kami berharap bapak-bapak dan ibu-ibu (penerima) serta saudara-saudara untuk terus bergembira mencurahkan pikiran berbuat dengan segenap tenaga demi masa depan anak-anak bangsa," tegasnya.

Sementara Regional Lead Tanoto Foundation Anang Ainur Roziqin mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperluas dampak program pendidikan yang dijalankan bersama para mitra di daerah.

“Kami yakin bahwa apa yang sudah dilakukan ini adalah bagian dari upaya untuk bisa menyebar luaskan produk yang baik, menginspirasi banyak pihak, dan pada akhirnya akan membentuk sebuah ekosistem inovasi, ekosistem untuk bisa berkolaborasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, fokus program pendidikan Tanoto Foundation mencakup tiga sektor utama. Mulai pendidikan anak usia dini melalui program Rumah Anak SIGAP, pendidikan dasar untuk SD dan SMP, hingga program perguruan tinggi melalui Program Beasiswa TELADAN.

“Semua program ini kita kolaborasikan saling menyokong, sehingga pada akhirnya kita ingin berfokus pada peningkatan kualitas individu secara optimal mulai dari dia 0 sampai dengan 3 tahun, terus kemudian dari 3 tahun sampai dengan 6 tahun, dan seterusnya,” jelasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#Jawa Pos #pendidikan indonesia #Radar Semarang #Sumber Daya Manusia #tanoto foundation